Breaking News
Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tanaman Hias

Cara Merawat Aglonema Agar Daunnya Selalu Memancarkan Pesona Keindahan

Ada banyak jenis aglonema. Mulai dari aglonema cinta, aglonema lipstik, aglonema moonlight, aglonema pride of Sumatera, hingga aglonema adelia

Editor: muhammad irham
int
Aglonema Lipstik 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu jenis tanaman hias yang banyak digandrungi oleh masyarakat adalah Aglaonema atau aglonema.

Keindahan yang terpancar dari tanaman ini membuat banyak orang tergila-gila untuk memilikinya.

Ada banyak jenis aglonema di Indonesia. Mulai dari aglonema cinta, aglonema lipstik, aglonema moonlight, aglonema pride of Sumatera, hingga aglonema adelia.

Lantas bagaimanakah pemeliharaan aglaonema yang sebenar-benarnya?

Terkadang seseorang yang memelihara aglonema setiap hari menyiram tanamannya. Penyiraman dilakukan pagi dan sore hari.

Tanaman aglonema yang disiram setiap hari pagi dan sore, bukannya akan membuat tanaman tersebut menjadi subur, malah lama kelamaan akan menguning dan akhirnya mati.

Tahukah Anda jika cara ini sebenarnya kurang tepat.

Berikut rangkuman cara merawat tanaman aglonema yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. Berikan perlindungan dari sinar matahari langsung

Setelah memboyong satu pot berisi aglonema, kamu harus menempatkannya pada lokasi yang tidak terkena sinar matahari langsung agar tumbuh subur, indah, dan juga keindahan daunnya tetap terjaga.

Mengapa demikian, karena habitat asli aglonema yang berada di gunung, tumbuhan ini tumbuh subur di bawah rindang pohon yang besar yang teduh dengan udara sejuk.

Jadi sejak "bayi" tanaman ini harus dijauhkan dari terkena sinar matahari langsung.

Selain itu, agar tidak terkena lebatan air hujan saat deras, aglonema bisa diberikan paranet atau semacam alat pelindung agar tidak langsung terguyur air saat hujan lebat begitupula tersengat matahari pukul 12 siang secara langsung.

2. Menyiram dengan frekuensi yang benar

Aglonema memang tanaman yang senang dengan kesejukan dan kelembaban. Tapi di rumahmu bukan berarti menyiramnya setiap hari membuatnya tumbuh subur.

Bila tumbuhan bercorak batik ini berlebih air akan membuat akar dan batangnya busuk, akhirnya daun yang menjadi senjata keindahannya pun menguning dan layu.

Begitu juga sebaliknya, bila aglonema dibiarkan kering sekali maka tanaman ini akan mati. Bila media tanamnya kering maka suplai air dan nutrisinya terhenti ke jaringan, akibatnya layu lalu mati.

Oleh karena itu baiknya siramhlah dalam jangka waktu 2-3 hari sekali untuk menjaga agar media tanam tetap basah agar suplai air dan nutrisi sang ratu daun tetap terjaga.

3. Membersihkan gulma aglonema

Adapun tumbuh tanaman lain yang merugikan atau gulma yang bisa saja subur pada media tanam yang sama dengan aglonema kesayanganmu.

Maka monitor gulma tersebut menjadi pilihan yang baik. Cabuti tanaman lain yang tumbuh maupun gulma agar suplai air dan nutrisi aglonema-mu tidak berkurang dan tetap sehat.

Ingat ya, kamu harus mencabut gulma penggangu itu sampai ke akar akarnya agar tak tumbuh kembali.

4. Memangkas daunnya yang sudah layu

Sungguh tidak enak dipandang apabila tanaman aglonemamu dipenuhi dedaunan yang layu dan menguning pada bagian batangnya.

Pangkaslah dengan pisau yang tajam atau gunting khusus tanaman agar kembali terpancar keindahannya.

5. Mengelap daun aglaonema agar tetap terlihat indah

Kamu harus mengelap bagian daun dari si "ratu daun" ini dengan spons halus agar warna dan coraknya tetap mengkilap dan sedap dipandang mata.

Daun agalonema yang dibiarkan berdebu juga dapat mengundang penyakit lho Ma! Kamu pasti nggak mau tanaman eksotismi ini mati kan.

6. Gemburkan tanah aglonema agar tumbuh anak

Proses yang paling ditunggu dari segala jenis makhluk hidup adalah kehamilan, begitupula bila kita bicara aglonema. Melihat sang anak dari aglonema tumbuh kecil disebelah induknya akan sangat membahagiakan.

Karena, kamu akan melihatnya makin rimbun dalam pot, kamu bisa memindahkannya bila sudah cukup kehadiran akar si anak pada pot lainnya, atau juga bisa membaginya pada tetangga dan orang terdekatmu.

Bila kamu menghendaki itu terjadi, maka gemburkanlah media tanammu. Jangan biarkan tanah yang menaungi aglonemanu keras dan jenuh. Karena mustahil akan beranak bila tanahmu mengalami pengerasan.

Untuk itu gemburkanlah tanahmu minimal satu bulan sekali. Atau kamu bisa menggantinya dengan media tanam yang baru bila memang tanah sudah mulai mengeras.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved