Breaking News:

Vaksinasi Covid

Jumat 29 Januari, Boltim Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19 Perdana

Menurut Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan kepada 10 orang pertama dari 503 orang yang direkomendasikan oleh Dinkes.

tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Marsidi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Rencananya pada Jumat 29 Januari 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bakal melakukan vaksinasi Covid-19 di kantor Dinkes Boltim, Tutuyan.

Menurut Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan kepada 10 orang pertama dari 503 orang yang direkomendasikan oleh Dinkes Boltim.

"Rencananya Jumat ini kami akan mulai lakukan vaksinasi Covid-19, untuk pertama itu 10 orang dulu. Sisanya akan divaksinasi hari berikutnyaa," ucapnya, kepada Tribunmanado.co.id, Rabu (27/1/2021).

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan vaksinasi pun dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

"Akan datur tempat duduknya. Dan mekanismenya itu kita sudah lakukan simulasi, bahkan hari ini pun kami lakikan simulasi," jelasnya.

Ia menambahkan, adapun orang pertama yang akan dilakukan vaksinasi yaitu dirinya sendiri selaku Kepala Dinkes Boltim.

"Saya sendiri akan jadi orang pertama yang akan divaksinasi, kemudian dalam 10 orang itu ada tiga pimpinan DPRD Boltim hingga asisten 1 pemkab Boltim," jelasnya.

Lanjutnya, untuk Bupati Boltim Sehan S Landjar belum bisa ikut vaksinasi karena alasan tertentu.

"Untuk pak wakil bupati Rusdi Gumalangit sampai saat ini belum ada jawaban, pak Kapolres juga belum ada jawaban. Tidak tahu alasannya apa, atau kemungkinan masih menunggu balasan sms flash," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Boltim Nyoman Suija menjelaskan, hari pertama vaksinasi akan diikuti oleh 10 peserta. Dan kemudian akan dilanjutkan hari berikutnya.

"Setiap hari ada 10 orang yang akan divaksin, tentunya itu yang masuk dalam rekomendasi yaitu sebanyak 503 orang," ucapnya.

Menurutnya, vaksin adalah program pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Jadi tidak usah khawatir, sudah uji BPOM dan sudah ada label MUI. Hal yang tidak mungkin pemerintah memeberikan sesuatu yang tidak bagus untuk rakyatnya," jelasnya. (ana)

FIFGROUP Beri Bantuan untuk Korban Bencana Manado dan 9 Kota di Indonesia

Jendral Listyo Sigit Prabowo Punya Darah TNI, Pernah Tinggal di Lanud Adi Sutjipto Yogyakarta

Raffi Ahmad Pamer Wajah Terpampang di Bak Truk, Rizky Billar: Panutanku!

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved