Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Cuaca

WASPADA Cuaca Ekstrem Besok Rabu 27 Januari 2021, BMKG Ingatkan Sejumlah Daerah

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini di sejumlah provinsi di Indonesia untuk Rabu (27/1/2021).

Tribunnews
Peringatan Cuaca Ekstrem BMKG 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Update info cuaca ekstrem besok Rabu 27 Januari 2021.

BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem.

BMKG memberi peringatan cuaca ekstrem untuk sejumlah daerah di Indonesia.

Sulawesi Utara (Sulut) masuk dalam daftar daerah berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Berikut data selengkapnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini di sejumlah provinsi di Indonesia untuk Rabu (27/1/2021).

Peringatan dini tersebut disampaikan pada situs resmi BMKG, bmkg.go.id.

Pada Rabu (27/1/2021), 25 provinsi mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem.

20 provinsi berpotensi hujan petir dan angin kencang.

Sementara itu, wilayah lainnya berpotensi hujan petir dan hujan sedang-lebat.

Berikut daftar peringatan dini BMKG Rabu, 27 Januari 2021, dilansir bmkg.go.id :

Wilayah berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang:

1. Aceh

2. Bali

3. Banten

4. Bengkulu

5. Gorontalo

6. Jambi

7. Jawa Timur

8. Kalimantan Selatan

9. Kalimantan Tengah

10. Lampung

11. Maluku

12. Nusa Tenggara Barat

13. Nusa Tenggara Timur

14. Riau

15. Sulawesi Barat

16. Sulawesi Tengah

17. Sulawesi Tenggara

18. Sulawesi Utara

19. Sumatra Selatan

20. Sumatra Utara

Wilayah berpotensi hujan disertai kilat/petir:

1. DKI Jakarta

2. Jawa Barat

3. Kalimantan Timur

Wilayah berpotensi hujan sedang-lebat:

1. Kalimantan Barat

2. Papua

(Tribunnews.com/Citra Agusta Putri Anastasia)

Januari - Februari, Memasuki Puncak Musim Hujan

Memasuki puncak musim hujan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Sudah diprediksi sejak Oktober 2020 lalu, BMKG mencatat sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki puncak musim hujan pada bulan Januari saat ini, hingga Februari 2021 mendatang.

"Kami mengimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk tetap terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang cenderung meningkat di dalam periode puncak musim hujan ini," terang Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, Sabtu (23/1/2021), dikutip Tribunnews dari bmkg.go.id.

Perlu diketahui, wilayah yang memasuki puncak musim hujan adalah sebagian Sumatera bagian selatan, sebagian besar Jawa, sebagian Kalimantan, Bali, Nusa Temggara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian selatan Papua.

Memasuki puncak musim hujan, peristiwa cuaca ekstrem berpotensi sering kali terjadi, mulai curah hujan lebat hingga sangat lebat.

Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, mengatakan peningkatan curah hujan dipicu fenomena dan/atau gangguan skala iklim.

Selain itu, perubahan iklim juga memberikan pengaruh.

Lebih lanjut, Guswanto menyebutkan, meski curah hujan sedang, masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi karena memasuki puncak musim hujan,

Meski begitu, potensi bencana hidrometeorologi juga dipengaruhi daya dukung atau faktor lingkungan.

"Dari pengamatan BMKG walaupun curah hujan berada pada tingkat sedang, namun masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi."

"Hal ini tergantung pada daya dukung lingkungan dalam merespons kondisi curah hujan," terang dia.

Sebagai contoh, jika terjadi banjir bandang, hal ini terjadi karena adanya tumpukan endapan longsor yang masuk ke lembah sungai.

Juga sisa-sisa penebangan pohon di bagian hulu yang bisa menahan atau membendung air.

Jika hujan terus mengguyur, alirannya akan menjebol tumpukan endapan longsor dan ranting kayu.

Hal ini kemudian menyebabkan endapan dan ranting hanyut dalam kecepatan tinggi, mengakibatkan banjir bandang di bagian hilir.

Tak hanya itu, kondisi permukaan yang tak mendukung air mengalir cepat atau normal, juga dapat menyebabkan banjir.

Diketahui, faktor pengendali iklim yang membuat curah hujan tinggi di Indonesia saat ini adalah Monsun Asia.

Selama periode Januari-Februari, aktivitas Monsun Asia cukup aktif.

Kondisi tersebut masih bisa meningkat karena adanya fenomena seruakan dingin dari Asia yang berdampak pada potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

Selain karena Monsun Asia, kata Guswanto, kondisi dinamika atmosfer yang tak stabil selama beberapa hari ke depan, juga mempengaruhi peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Beberapa wilayah diprediksi akan mengalami hujan ekstrem pada Selasa (26/1/2021) besok, yaitu:

- Jawa Timur

- Nusa Tenggara Barat

- Nusa Tenggara Timur

- Sulawesi Utara

- Sulawesi Tengah

- Papua Barat

- Papua

Hujan ekstrem tersebut berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hujan lebat disertai kilat/petir, serta gelombang tiggi.

Karena itu, berdasarkan analisis terintegrasi dari data BMKG, PUPR, dan BIG, beberapa wilayah berikut ini perlu waspada potensi bencana banjir kategori menengah selama 10 hari ke depan, terhitung sejak Sabtu (23/1/2021):

- Banten bagian selatan

- Jawa Barat bagian tengah dan timur

- Sebagian besar Jawa Tengah

- Sebagian besar DI Yogyakarta

- Jawa Timur bagian tengah dan timur

- Bali bagian utara

- Nusa Tenggara Barat bagian utara

- Sebagian kecil Nusa Tenggara Timur

- Sulawesi Tengah bagian tenggara

- Sulawesi Selatan bagian selatan

- Sulawesi Tenggara bagian utara

- Maluku Utara

- Papua Barat wilayah Kepala Burung

- Papua bagian tengah

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Artikel ini telah tayang di:

tribunnews.com

https://www.google.com/amp/s/m.tribunnews.com/amp/nasional/2021/01/26/peringatan-dini-bmkg-rabu-27-januari-2021-waspada-cuaca-ekstrem-di-25-wilayah

https://m.tribunnews.com/amp/nasional/2021/01/25/waspada-bencana-hidrometeorologi-saat-puncak-musim-hujan-bmkg-januari-februari-monsun-asia-aktif?page=all

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved