Breaking News:

Pasutri Tertimpa Longsor

Pasangan Suami Istri Tewas Tertimpa Bongkahan Batu yang Longsor, Padahal Baru 3 Bulan Menikah

Terjadi longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memakan korban jiwa. Diketahui pasangan suami istri yang baru menikah tewas tertimpa longsor.

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Ilustrasi bongkahan batu longsor. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memakan korban jiwa.

Diketahui pasangan suami istri yang baru menikah tewas tertimpa longsor.

Pasangan tersebut diketahui berada di sebuah kamar kos.

Baca juga: Pengakuan Siswi Kristen Pakai Jilbab Sejak SMP, Tak Ada Tekanan Batin, Iman Saya Tak Goyah

Baca juga: Masih Ingat Eks Rekan Duet Maia Estianty Ini? Sempat Diburu Debt Collector, Kini Punya Rumah Mewah

Baca juga: Dulu Pilot, Pria Ini Kini Jadi Tukang Bangunan dan Kurir, Pamer Seragam Rapi dan Lusuh Lalu Viral

Pasangan suami istri, Paulus Takela dan Mery Welmince Lakmau, tewas dalam bencana longsor di bantaran Kali Liliba, Kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (25/1/2021) pagi.

Keduanya tewas setelah kamar kos yang mereka huni dihantam dua bongkahan batu berukuran besar.

Tetangga pasangan suami istri itu, Adriana Snae mengatakan, pasangan itu baru menikah pada 18 Oktober 2020.

"Keduanya baru tiga bulan menikah dan tinggal di kos ini," ujar dia saat diwawancara di lokasi, Senin.

Lokasi kos yang ditempati keduanya berada di tebing bantaran kali Liliba.

Menurut Adriana, Paulus berprofesi sebagai sopir mobil di sebuah toko di Kota Kupang. Sedangkan Welmince merupakan ibu rumah tangga.

Jenazah pasangan suami istri itu akan dimakamkan di kampung halaman mereka di Desa Fallas, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Halaman
1234
Editor: Glendi Manengal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved