News

Ini Yang Terjadi Jika Anda Tak Pakai Masker di Yogyakarta

Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta resmi diperpanjang hingga 8 Februari 2021.

.(SHUTTERSTOCK/MARIA STUDIO)
Ilustrasi masker kain 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah pusat dan daerah di seluruh Indonesia terus berupaya melakukan berbagai cara untuk menghentikan penularan covid 19.

Itu pun yang dilakukan di Yogyakarta.

Dilakukan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat.

Ini yang terjadi ketika anda tidak menggunakan masker saat berada di Yogyakarta.

Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta resmi diperpanjang hingga 8 Februari 2021.

Dalam PTKM tahap pertama, Pol PP DIY mencatat warga yang melanggar karena tidak mengenakan masker sebesar 921 orang.

Untuk memberikan efek jera, agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan, terutama menggunakan masker, pada PTKM tahap kedua di DIY mulai diberlakukan penyitaan KTP.

"Ada kebijakan penindakan penyitaan KTP mulai hari ini.

Jadi, begini ternyata hasil evaluasi kita PTKM tahap pertama penurunan angka positif ini tidak lebih dari 5 persen. Sehingga kita fokus kembali pada tahap kedua ini item-item protokol kesehatan," kata Kasat Pol PP DIY Noviar Rahmad, saat dihubungi Senin (26/1/2021).

Oleh karena itu, pihaknya kembali fokus pada penegakan protokol kesehatan (prokes) seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan cuci tangan.

"Karena inti penularan itu pada penegakan prokes pemakain masker, jaga jarak, dan cuci tangan," kata Noviar.

Menurut dia, DIY tidak menerapkan sanksi denda hanya menerapkan sanksi sosial, namun sanksi sosial belum membuat masyarakat jera.

"Kami lakukan sanksi kerja sosial tetapi kenyataannya pelanggaran tetap terjadi dan tinggi seperti saya sampaikan PTKM pertama 921 (pelanggaran). Sehingga untuk memberikan efek jera, karena tidak ada ketentuan denda sehingga kami minta bagi pelanggar kami terapkan pengamanan KTP selama 1x24 jam," katanya.

ADVERTISING

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved