Rabu, 20 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Pukul 03.50 WIB, Pemotor Yamaha Mio Tewas Tabrakan dengan Pengendara Motor Emak-emak

Terjadi kecelakaan di Jalan Hasyim Idris, Kelurahan Pangkal Lalang, Tanjungpandan, Belitung.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Istimewa
Ilustrasi Kecelakaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan di Jalan Hasyim Idris, Kelurahan Pangkal Lalang, Tanjungpandan, Belitung.

Peristiwa tersebut melibatkan dua kendaraan sepeda motor yang terjadi pada Minggu (24/1/20121).

Akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara motor tewas.

Baca juga: Kurniawan Habisi Nyawa Teman Prianya Usai Berhubungan, Jual Diri Bunuh Pelanggan

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 25 Januari 2021, Virgo Bisa Memperbaiki Hubungan Jangka Panjang

Baca juga: Seorang Wanita Bantu Suami Lecehkan Rekan Kerja, Korban Dijemput Istri Pelaku

Kecelakaan Maut di Jalan Hasyim Idris Renggut Korban Jiwa, Begini Kronologisnya
Foto : Ilustrasi kecelakaan. (istimewa)

Kasat Lantas Polres Belitung AKP Dwi Purwaningsih diwakili Kanit Laka Aiptu Syahrial Tanjung kepada Posbelitung.co, Minggu (24/1/2020) memastikan korban tewas akibat insiden yang dimaksud.

Namun Syahrial tak menyebutkan nama lengkap pengendara yang tewas, pada kejadian ini.

Lelaki yang tewas tersebut katanya, berinisal L (26) ,

menghembuskan nafas pasca bertabrakan dengan ibu-ibu berinisial J (50) sekitar Pukul 14.30 WIB.

Pria berinisial L diduga meninggal dunia dalam perjalanan evakuasi ketika akan dirujuk dari Klinik BMC ke RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

"Kejadiannya tadi sore. Tadi satu orang meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit," ujar Kanit Laka Aiptu

Syahrial Tanjung seijin Kasat Lantas Polres Belitung AKP Dwi Purwaningsih kepada Posbelitung.co, Minggu (24/1/2021).

Ia menjelaskan berdasarkan kronologis sementara, kejadian bermula saat korban L berboncengan

mengendarai Motor Yamaha Mio GT dari arah Kelurahan Pangkallalang menuju Desa Dukong.

Sementara itu, J seorang ibu-ibu mengendarai motor Yamaha Mio J melaju dari arah berlawan.

Sedangkan kondisi jalan sama-sama menurun.

Karena kondisi jalan agak bergelombang akibat tambalan,

J sempat menghindar sehingga mengambil jalur kanan.

Menyadari hal itu, R mencoba menghindar dan mengambil jalur kanan atau pengendara di depannya.

"Tapi sewaktu laki-laki ini mengambil jalur kanan, ibu ini kembali ke jalur kirinya.

Karena jaraknya sudah dekat maka kecelakaan tidak bisa dihindari," jelas Tanjung.

Ketiga korban terlibat kecelakaan dibawa ke Klinik BMC untuk mendapat perawatan.

Namun karena L tidak sadarkan diri maka dirujuk ke RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

Kasus tersebut masih ditangani Unit Laka Satlantas Polres Belitung.

"Untuk kendaraan sudah kami amankan, sementara ini kami masih mencari saksi yang melihat kejadian itu," katanya.

Sementara itu informasi lapangan diperoleh Posbelitung.co, diketahui pria berinisial L yang merenggang nyawa

tersebut bernama lengkap Liky (26). Sedangkan ibu-ibu berinisial J yang dimaksud bernama lengkap Juairia (50). (Posbelitung.co/Dede S)

Dua Kecelakaan Lain

Dua kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal terjadi pada Minggu (24/1/2021) dinihari.

Dua laka lantas itu terjadi di lokasi yang berbeda. Namun waktu kejadiannya, hanpir bersamaan.

Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 02.41 WIB.

Dimana tim medis PMI Kota Malang dan RJT mendapatkan informasi, adanya laka lantas di Jalan Ikan Tombro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

"Usai mendapatkan informasi itu, kami pun langsung bergegas menuju ke lokasi kejadian," ujar Kepala Bidang Pelayanan PMI Kota Malang, Heri Suwarsono kepada TribunJatim.com (grup surya.co.id).

Sesampainya di lokasi kejadian, korban laka lantas yang bernama Sugianto (30), warga Jalan Sudimoro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang tersebut langsung diberikan pertolongan medis.

"Korban yang menaiki motor Honda Beat nopol N 2448 AAG itu terjatuh sendiri.

Karena korban mengendarai motornya dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol," terangnya.

Usai mendapatkan pertolongan medis di lokasi kejadian,

korban langsung dibawa ke IGD RSSA. Untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

"Korban yang berada dalam kondisi sadar itu, mengeluhkan nyeri di bagian leher (cervical).

Sehingga agar kondisinya tidak semakin membahayakan, kami bawa ke IGD RSSA," jelasnya.

Setelah membawa korban menuju ke IGD RSSA, tim PMI Kota Malang dan RJT kembali mendapatkan informasi adanya laka lantas.

Di mana  laka lantas yang kedua, terjadi pada pukul 03.50 WIB di Jalan Danau Toba, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

"Kami pun segera mendatangi lokasi laka lantas yang kedua. Dan sesampainya di lokasi kejadian, korban yang bernama Ismiati (68), warga Jalan Kapi Sraba, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dalam kondisi tak sadarkan diri," bebernya.

Tim PMI Kota Malang dan RJT kemudian memberikan pertolongan medis di lokasi laka.


Foto : Tim medis PMI Kota Malang dan RJT saat memberikan pertolongan medis kepada korban laka lantas di Jalan Ikan Tombro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (24/1/2021) dinihari. (pmi kota malang)

Usai diberikan pertolongan, korban pun akhirnya sadar.

"Korban yang mengendarai motor Honda Beat nopol N 4766 HX itu, terjatuh setelah menginjak sebuah kabel yang melintang di jalan.

Usai sadarkan diri, korban mengeluhkan nyeri pada bagian cervical dan dada kanan.

Selain itu di bagian kepala korban, juga mengalami hematom," ungkapnya.

Setelah itu korban laka lantas tersebut dibawa ke IGD RSSA. Untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Sementara pihak keluarga dari para korban laka lantas, telah diberitahu atas kejadian tersebut.

Dan diminta untuk segera datang ke IGD RSSA.

Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, Heri Suwarsono mengimbau kepada masyarakat untuk jangan mengangkat dan menolong korban kecelakaan lalu lintas secara sembarangan.

Karena akan dapat berakibat fatal kepada korban.

"Bila masyarakat melihat ada kecelakaan lalu lintas, terapkan 3 A. Yaitu Aman Diri, Aman Lingkungan, dan Aman Pasien," tuturnya.

Dirinya juga meminta kepada masyarakat, bila situasi sudah terlihat darurat dan kondisi korban terluka parah. Segera panggil atau hubungi petugas medis.

"Bila kondisi korban terlihat parah, jangan sembarangan lakukan pertolongan. Apalagi mengangkat untuk meminggirkan korban, bisa jadi fatal.

Sehingga biarkan korban, meski berada di tengah jalan, macet nanti urusan petugas.

Dan segera hubungi petugas medis, untuk datang memberikan pertolongan kepada korban," tandasnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Tabrakan Maut, Seorang Pria Tewas saat Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit, https://bangka.tribunnews.com/2021/01/25/tabrakan-maut-seorang-pria-tewas-saat-dalam-perjalanan-ke-rumah-sakit.

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved