Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Populer Sulut

POPULER SULUT: Patung Bunda Maria & Salib Tetap Berdiri Kokoh, Daftar 40-an Lokasi Banjir di Manado

Berikut dua berita populer di Sulawesi Utara yang paling banyak dibaca pada Sabtu 23 Januari 2021 kemarin.

Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id
Foto kiri Patung Bunda Maria dan Salib yang berada di SMP Hati Kudus Karombasan tetap berdiri kokoh meski bangunan itu diterjang banjir, foto kanan terminal Karombasan yang tergenang air. 

TRIBUNMANDO.CO.ID - Hujan lebat masih terus berlangsung di Kota Manado. 

Pada Jumat 22 Januari guyuran hujan mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa wilayah di Kota Manado.

Tercatat ada sekitar 46 lokasi di Kota Manado yang mengalami banjir.

Tak terkecuali di Kelurahan Karombasan Selatan, Kecamatan Wanea. SMP Hati Kudus Karombasan salah satu yang terdampak banjir di sana. 

Namun ada satu 'keajaiban' terjadi. Patung Bunda Mari & Salib di salah satu ruangan di SMP Hati Kudus tetap berdiri kokoh, sementara kursi dan meja di sekitarnya berhamburan tak karuan.

Kepala Sekolah SMP Hati Kudus meyakini, ini merupakan mukjizat. 

Berikut dua berita populer di Sulawesi Utara yang paling banyak dibaca pada Sabtu 23 Januari 2021 kemarin:

Patung Bunda Maria & Salib Tetap Berdiri Kokoh

Sekolah Katolik milik Paroki Hati Kudus, Karombasan tak luput dari terjangan banjir yang melanda Kota Manado, Jumat (22/1/2021) kemarin. 

Sekolah yang berada di Kelurahan Karombasan Selatan, Kecamatan Wanea ini pun porak-poranda dihantam banjir.

Hampir seluruh ruangan menampakkan pemandangan kursi dan bangku yang sudah terbalik. 

Nampak pula alat belajar  yang berhamburan di lantai bercampur lumpur sisa-sisa banjir.

Namun di tengah dampak banjir tersebut, keajaiban terjadi, tepatnya di ruang kelas 7A.

Sebuah patung Bunda Maria dan Salib serta dua lilin yang diletakan di meja beralaskan taplak bercorak bunga tak sedikit pun jatuh berubah dari posisi semula.

Patung Bunda Maria dan Salib serta dua lilin tersebut tetap kokoh berdiri, meski sejatinya meja tempat benda-benda tersebut ditaruh bergeser sekira dua meter dari posisi awal.

Sementara seluruh benda yang ada berada di ruangan tersebut roboh di lantai karena genangan air yang ditaksir mencapai leher orang dewasa.

"Ini merupakan Mujizat. Karena semua benda jatuh berhamburan kecuali meja itu."

"Bahkan Patung Bunda Maria, Salib dan dua lilin yang ada di atas meja itu malah sedikit pun tak berpindah dari posisi semula," kata Serafina Terok yang Kepala Sekolah SMP Hati Kudus Karombasan, Sabtu (23/1/2021) siang.

Diceritakan Serafina kejadian ajaib ini, pertama kali diketahuinya saat dirinya akan membuka ruang kelas guna melihat kerusakan apa saja akibat genangan air kemarin.

Namun saat masuk di ruang kelas 7A, dirinya kaget bukan main.

Yang mana dirinya melihat patung Bunda Maria, Salib serta dua lilin, tak jatuh, sedangkan seluruh benda sudah berhamburan tak kuruan.

"Saya bahkan merinding tadi pas liat Patung Bunda Maria dan Salib sama sekali tak jatuh dari meja. Padahal tinggi air sudah sekira leher orang dewasa."

"Sedangkan meja yang tingginya hanya dibawa pinggang orang dewasa otomatis benda di atas sudah pasti jatuh, tapi ini tidak," ungkapnya.

Lebih menariknya setelah mendekati meja tersebut, Serafina mengakui makin kaget, lantaran dari melihat kondisi atas meja yang sama sekali tak tersentuh air.

"Ini luar biasa lagi, dilihat dari taplak meja, bekas air sama sekali tak hanya menyentuh permukaan meja. Malah bekas air hanya berasa lima jari dibawa permukaan meja."

"Sedangkan kalau lihat tinggi air yang masuk ruangan tersebut, sebutulnya meja tersebut sudah tenggelam bersama benda lain," ungkapnya lagi.

Adapun dari pantauan, tampak seluruh benda di ruangan kelas 7A berhamburan secara tak karuan.

Daftar 40-an Lokasi Banjir di Manado

Banjir di Kota Manado menggenangi puluhan titik di Kota Manado dan daerah sekitarnya selang Jumat siang hingga Sabtu pagi.

Ada sedikitnya 40-an lokasi yang terendam air luapan sungai dan drainase.

Tinggi permukaan air bervariasi dari 10 cm hingga paling tinggi 1,5 meter.

Lokasi yang terkena dampak paling berat di antaranya di Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Wanea.

Air luapan Sungai Sario naik setinggi 1.5 meter merendam ratusan rumah di lingkungan 1,2,3 dan 4.

Kondisi serupa juga terjadi di Perumauan Welong, Perkamil.  Air luapan Sungai Sawangan naik setinggi orang dewasa, sekitar 1,5 meter.

Pantauan Tribun Manado, warga sibuk membersihkan rumah mereka setelah banjir surut, Sabtu pagi.

Mereka membersihkan perabotan, mencuci dan mengeringkannya.

Perabotan seperti kursi, meja, kasur, sofa dan benda-benda lainnya ditaruh di depan rumah.

Warga membersihkan lumpur yang terbawa banjir semalam.

Aktivitas warga yang tengah sibuk bersih-bersih berlangsung di daerah terkena banjir.

Mulai dari Tanjung Batu, Ranotana, Ranotana Weru, Karombasan Selatan, Mahawu, Bailang,  Tuminting hingga Perkamil.

Komandan Kodim 1309/Manado Kolonel Inf Johanes Raymond Raja Sulung Purba mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendataan jumlah lokasi terdampak dan korban.

"Kami memerintahkan para Danramil dan jajaran untuk monitor wilayah dan membantu warga korban," jelas Purba.

Di sisi lain, ia mengimbau warga Manado tetap waspada karena cuaca masih tidak menentu.

“Kami mengimbau warga agar mengungsi ke tempat yang tinggi dan aman. Kepada personel yang turun membantu warga juga tetap menjaga keamanan dan keselamatan masing-masing," jelasnya.

Berikut ini daerah terkena banjir di Manado dan sekitarnya.

1. Kel. Karombasan Utara Lingk VII Kec. Wanea, terjadi luapan air sungai sehingga masuk ke pemukiman warga.

2. Pasar Pinasungkulan Karombasan telah terjadi banjir ketinggian air kurang lebih 50 cm.

3. Seputaran pesisir sungai Kel. Bahu Kec. Malalayang, air meluap kurang lebih 25 cm.

4. Perumahan Puri Indah Malalayang Kecamatan Malalayang terjadi banjir.

5. Kelurahan Malalayang Satu Timur lingkungan VII, terjadi luapan air hujan.

6. Kel. Winangun satu Lingk. II telah Terjadi Banjir.

7. Jalan Raya Manado Tomohon, Tepatnya dekat jembatan Pineleng telah Terjadi Longsor sehingga akses jalan keluar masuk Kota Manado tertutup atau tidak bisa dilewati.

8. Jalan Ring Road tepatnya depan Perumahan Kharisma telah Terjadi Banjir.

9. Jalan Ring Road Satu, dekat terowongan telah terjadi banjir dan longsoran material lumpur  menyebabkan kendaraan tidak bisa bergerak atau terjadi kemacetan.

10. Asrama Sapta Marga 3 (APT), Ajendam XIII/MDK dan Aspol Sario Kec Sario telah Terjadi Banjir kurang lebih setinggi 30 cm.

11. Jalan Raya Manado-Tomohon Kelurahan Winangun, Terjadi Pohon Tumbang sehingga akses jalan tertutup atau tidak bisa dilewati kendaraan.

12. Kel. Malendeng Kec. Paal 2, Terjadi ketinggian air Kurang lebih 1 Meter berakibat beberapa warga terjebak banjir.

13. Perumahan Welong Abadi Kel. Perkamil, terjadi Banjir dengan ketinggian air kurang lebih 1,5 meter berakibat beberapa warga terjebak banjir.

14. Kel. Karombasan Selatan lingk. II, terjadi banjir kurang lebih 1 Meter.

15. Pasar Bahu telah terjadi banjir dgn ketinggian air kurang lebih 50 cm sehingga terjadi kemacetan kendaraan.

16. Kel. Taas Lingk. IV Kec. Tikala terjadi banjir ketinggian air kurang lebih 2 meter.

17. Kel.Tingkulu lingkungan 8 Kec. Wanea telah terjadi banjir berakibat beberapa warga terjebak banjir.

18. Jalan Ring Road Satu, depan Monumen Patung Tuhan Yesus Memberkati, terjadi longsor kecil dan menutupi sebagian jalan.

19. Kompleks Stadion Klabat, Terjadi banjir ketinggian kurang lebih 1 meter.

20. Kel. Tanjung Batu, terjadi banjir ketinggian air kurang lebih 1,5 meter.

21. Kel.Batu Kota Bawah Kec. Malalayang, Air sungai meluap.

22. Kel. Kombos Kampung Tuna Kec. Singkil, Terjadi Banjir kurang lebih 20 cm.

23. Jalan Ahmad Yani Kec. Sario, Kompleks Kantor PLN, Terjadi Banjir air kurang lebih 15 cm.

24. Jalan Kayu Bulan Kel. Malalayang satu lingk. XI, terjadi akses jalan terputus karena aspal jalan terbawa air.

24. Kantor Polsek Urban Wanea, terjadi genangan air setinggi kurang lebih 10 cm.

25. Kompleks Rumah Saki MMC Kec. Paal 2, terjadi banjir, ketinggian air kurang lebih 30 cm;

26. Perkamil, tepatnya belakang Poltekes, terjadi banjir ketinggian air kurang lebih 1,5 meter;

27. Kel.Ternate Tanjung, Kec
Singkil terjadi banjir ketinggian air sekitar 1 meter

28.Kel.Bailang, Kec.Bunaken terjadi banjir dengan ketinggian sekitar 50 cm.

29. Kel.Mahawu, Kec.Tuminting terjadi banjir dengan ketinggian 60 cm.

30 .Kel.Tuminting, Kec.Tuminting terjadi banjir dengan ketinggian 1 meter.

31.Kel.Sumompo ,Kec.Tuminting terjadi banjir dengan ketinggian sekitar 60 Cm

38. Jalan Trans Sulawesi komplex Tugu Batas Kota Malalayang-Kalasey banjir dengan ketinggian air 80 cm

39.Desa Sawangan, Kec.Tombulu terjadi banjir dengan ketinggian 30-40 cm serta longsor (1 unit rumah tanpa penghuni rusak)

40. Desa Warembungan lingk 11 dan 4 Kec.Pineleng terjadi banjir dengan ketinggian 50 cm.

41. Kel.Karame Lingk III dan II ,Kec.Singkil terjadi banjir dengan ketinggian sekitar 50 cm- 80 cm.

42. Desa Sea Satu jaga 7 dan 8 terjadi banjir dengan ketinggiar air 1 -2 meter.

43.Komplex Kantor Walikota Manado dan Lapangan Sparta Tikala ,Kec.Tikala banjir dengan ketinggian air sekitar 50 cm.

44.Kel.Komo Luar , Kec.Wenang terjadi banjir dengan ketinggian 50 cm - 1 meter.

45. Kel.Taas Lingk IV. Kec.Tikala terjadi banjir dengan ketinggian 1 meter

46.Kel.Bailang. Kampung Cempaka, Kec.Bunaken terjadi banjir dengan ketinggian air sekitar 1 meter.

Baca juga: Masih Ingat Kasus Suami Bunuh Istri Berusia 14 Tahun? Akhirnya Ditangkap, Terungkap Alasan Pelaku

Baca juga: Masih Ingat Model Cantik Fahrani Pawaka? Kini Punya Bisnis Mendunia, Nikahi Bule dan Punya Anak

Baca juga: BACAAN ALKITAB - Warisan yang Berharga

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved