Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air jatuh

Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Resmi Dihentikan, Ini Nama 43 Korban yang Teridentifikasi

Meski demikan, selanjutnya tim SAR tetap melakukan pemantauan dan tindakan lanjutan apabila ada temuan

Editor: Finneke Wolajan
Tribunnews/Jeprima
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi karya Sumadi didampingi Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito saat melihat serpihan dan sejumlah barang dari sisa pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara Selasa (19/1/2021). Kunjungan tersebut untuk mengupdate perkembangan temuan dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air Sj 182 di hari ke 11. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 resmi dihentikan.

Operasi pesawat yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 resmi dihentikan, tepat di hari ke-13 pencarian.

Operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air dihentikan setelah diperpanjang selama tiga hari untuk kedua kalinya.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito menyampaikan hal ini, dikutip dari tayangan Kompas TV pada Kamis (21/1/2021).

"Maka hari ini, hari Kamis, tanggal 21 Januari 2021, pada pukul 16.57 WIB, operasi pencarian dan pertolongan Pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu secara resmi saya nyatakan ditutup atau penghentian," kata Bagus.

Bagus menjelaskan, Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Dihentikan setelah melalui beberapa pertimbangan seperti pertimbangan teknis, hasil temuan korban, pertemuan beberapa kali dengan pihak keluarga korban, serta masukan-masukan dari unsur di lapangan.

Meski demikan, selanjutnya tim SAR tetap melakukan pemantauan dan tindakan lanjutan apabila ada temuan.


Menteri Perhubungan (Menhub) Budi karya Sumadi didampingi Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito saat melihat serpihan dan sejumlah barang dari sisa pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara Selasa (19/1/2021). Kunjungan tersebut untuk mengupdate perkembangan temuan dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air Sj 182 di hari ke 11. (Tribunnews/Jeprima)

"Namun selanjutnya dengan operasi lanjutan, yaitu pemantauan atau monitoring secara aktif," tutur Bagus

"Dan bila di kemudian hari ada dari masyarakat yang melihat dan menemukan yang diduga bagian dari korban ataupun pesawat kepada Basarnas, kami akan merespons untuk menindaklanjuti temuan tersebut," sambungnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved