Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mensos di Manado

Permintaan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut Kepada Mensos Risma

Sangat banyak masyarakat yang ingin bertemu langsung dengan sosok Risma. Hal ini membuat pihak kepolisian semakin memperketat penjagaan. 

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
Tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Kunjungan Mensos Tri Rismaharini ke wilayah terdampak bencana di Ternate Tanjung, Singkil, Manado, Rabu (20/1/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) mendampingi secara langsung Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat mengunjungi  dan menyalurkan bantuan korban banjir di Malalayang Satu Barat, Manado, Rabu (20/1/2021).

Saat tiba di lokasi, sangat banyak masyarakat yang ingin bertemu langsung dengan sosok Risma. Hal ini membuat pihak kepolisian semakin memperketat penjagaan. 

Tak hanya masyarakat, media pun dilarang mendekat. Ini dilakukan polisi agar tidak terjadi kerumunan massa. 

Pasalnya tempat terjadinya longsor yang dikunjungi Risma berada pada lokasi yang sempit sehingga tidak boleh ada banyak orang yang masuk.

Di lorong masuk ke lokasi dikawal langsung oleh Kapolresta dan Wakapolresta Manado, mereka memberikan pengertian kepada masyarakat dan media agar tidak memaksa masuk karena bisa menimbulkan kerumunan.

Mensos Tri Rismaharini didampingi Wakil Gubernur Sulut Steven Kandou dan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, Rabu (20/1/2021)
Mensos Tri Rismaharini didampingi Wakil Gubernur Sulut Steven Kandou dan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, Rabu (20/1/2021) (tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan)

Selain Wali Kota, Risma juga nampak didampigi Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw.

Wali Kota Manado sendiri ketika diwawancari awak media, mengatakan bahwa dirinya telah menyampaikan permintaah kepada Mensos Risma terkait penanggulangan bencana banjir, terutama banji rob.

"Karena itu saya minta bantuan agar ibu Menteri bisa mensuport ke Menteri PUPR untuk dibangun pintu airnya," ucap Wali Kota.

Sementara untuk penduduk yang tinggal di wilayah-wilayah rawan longsor GSVL mengatakan bahwa mereka kan didata dan akan dipindahkan. 

"Karena kalau tidak pasti pasti setiap saat ada ancaman. Untuk itu solusi yang diusulkan tadi diperlukan satu tempat baru yaitu rumah susun. Karena kalau mau pindah di tempat lain seperti yang telah dipindahkan di Keluarahan Pandu, kecenderungan mereka akan balik lagi ke daerah awal," tambahnya.

Menurutnya, pintu air yang diusulkan rencananya akan dipasang di muara sungai yang ada di depat pasar Bersehati. (fis)

Baca juga: HASIL Liga Inggris Fulham vs Manchester United, Pogba Cetak Gol Menawan, Setan Merah Pimpin Klasemen

Baca juga: Areal Parkiran Mantos Masih Dalam Perbaikan, Pengunjung Imbau Jangan Terlalu Takut

Baca juga: HASIL Liga Inggris: Manchester City Menang 2-0 atas Aston Villa, Guardiola Sindir Liverpool

Usulkan Pembangunan Rusun Bagi Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Manado

Kunjungan Mensos Tri Rismaharini ke Ternate Tanjung, Singkil, Manado. untuk memberikan bantuan dan meninjau dapur umum, Rabu (20/1/2021).
Kunjungan Mensos Tri Rismaharini ke Ternate Tanjung, Singkil, Manado. untuk memberikan bantuan dan meninjau dapur umum, Rabu (20/1/2021). ((Tribunmanado.co.id/Isvara Savitri))

Rabu (20/1/2021) Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi beberapa daerah di Manado yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Daerah yang dikunjungi tersebut adalah Kelurahan Ternate Tanjung; Kecamatan Singkil; Jalan Sea, serta Desa Buloh di Kabupaten Minahasa.

Dalam kunjungannya, Risma memberi bantuan berupa barang, makanan, kebutuhan anak-anak dan peralatan dapur, serta santunan.

Kunjungan Mensos Tri Rismaharini ke Ternate Tanjung, Singkil, Manado. untuk memberikan bantuan dan meninjau dapur umum, Rabu (20/1/2021).
Kunjungan Mensos Tri Rismaharini ke Ternate Tanjung, Singkil, Manado. untuk memberikan bantuan dan meninjau dapur umum, Rabu (20/1/2021). ((Tribunmanado.co.id/Isvara Savitri))

Selain memberi bantuan, Risma mengaku ia mendapat laporan dari Wakil Gubernur Steven Kandouw bahwa akan ada perbaikan infrastruktur.

"Akan ada relokasi warga sehingga kami mengusulkan adanya rumah susun," ujar Risma ketika diwawancarai.

Rumah susun tersebut rencananya akan diperuntukkan bagi korban banjir serta korban tanah longsor di Jalan Sea, Malalayang.

"Mereka harus dipindahkan juga karena struktur tanah memang tidak memungkinkan, makanya tadi ada usulan rumah susun. Ini yang nanti akan saya laporkan ke bapak presiden," tambah Risma. Selain itu, Risma juga meminta kepada warga agar bisa menjaga lingkungan dan alam dengan baik.

"Dalam kondisi seperti ini kita juga harus bersahabat dengan alam, tapi kita juga tidak bisa diam, harus ada penyelesaian masalah segera," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved