Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 3 Orang Tewas di Lokasi Termasuk Kedua Orang Tua Sopir, Korban Pulang Pernikahan

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Dusun Krajan Lingkungan Jekah, Tegalombo, Pacitan, Jawa Timur pada kemarin Rabu siang.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Sebuah mobil terperosok ke Sungai di Jalan Dusun Krajan Lingkungan Jekah Desa/Kecamatan Tegalombo, Pacitan Rabu (20/1/2021) pukul 12.15 WIB. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Dusun Krajan Lingkungan Jekah, Tegalombo, Pacitan, Jawa Timur pada kemarin Rabu siang.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil yang mengalami kecelakaan tunggal.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan tiga orang tewas di tempat kejadian.

Baca juga: Viral Kisah Sedih Seorang Anak Ditinggal Orangtua, dalam Sehari Ayah & Ibunya Meninggal karena Covid

Baca juga: Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan, Jaksa Sebut Punya Kemiripan dengan Kasus Jiwasraya

Baca juga: Gempa Bumi Terjadi Lagi di Mamuju Tadi Malam, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Ini Kekuatan Gempa

Foto: Sebuah mobil Mitsubishi Strada terperosok ke dalam sungai sedalam 18 meter di Dusun Krajan Lingkungan Jekah, Desa/Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Rabu (20/1/2021). (Istimewa)

Sebuah Mobil Mitsubishi Strada terperosok ke sungai sedalam 18 meter di Jalan Dusun Krajan Lingkungan Jekah, Desa/Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Jawa Timur Rabu (20/1/2021) siang.

Laka tunggal tersebut mengakibatkan tiga penumpang meninggal dunia.

Kanit Laka Satlantas Polres Pacitan, Ipda Amrih menyebutkan mobil tersebut dikendarai oleh Ardian dan memuat delapan penumpang.

"Rombongan tersebut habis dari nganterkan manten lokasinya masih di Kecamatan Tegalombo," ucap Amrih, Rabu (20/1/2021).

Kronologi kecelakaan tersebut bermula saat mobil Mitsubishi Strada No.Pol. W-9337-XF melaju melintasi jalan rabat atau jalan cor Dusun Krajan.

"Jalannya memang sempit, ngepres hanya untuk satu mobil.

Di saat mobil dalam kondisi menanjak pengemudi terlalu mengambil jalur ke kiri," lanjutnya.

Jalan lalu ambrol sehingga roda kiri terperosok ke jurang sungai sedalam 18 meter.

"3 penumpang mobil meninggal dunia termasuk kedua orang tua sopir," jelas Amrih kepada TribunJatim.com.

Tiga penumpang yang meninggal dunia yang pertama adalah Iswanto (50) yang mengalami luka robek kepala 10 cm, pendarahan hidung meninggal dunia di TKP.

Lalu Juni (60) tidak mengalami luka namun meninggal dunia di TKP.

Dan terakhir Saroh (50) mengalami patah tulang leher, patah pinggang kanan, patah lengan atas, meninggal dunia di TKP.

Sementara sopir dan lima penumpang lain hanya mengalami luka ringan yaitu lecet, memar dan dalam keadaan sadar.

Kerugian material dari insiden ini adalah sebesar Rp 30 juta.

"Korban sudah dievakuasi namun untuk kendaraan belum karena hari sudah gelap dan akses menuju ke TKP sempit.

Kita usahakan besok kendaraan selesai dievakuasi," pungkas Amrih kepada TribunJatim.com.

Truk Fuso vs Dumtruk di Jalintim Pangkalan Kerinci Pelalawan, Kaki Sopir Patah dan Terkilir

Foto: Lakalantas melibatkan truk Fuso dengan nomor polisi BK 9222 WA dengan Dumtruk BM 9586 SH di Jalintim Kota Pangkalan Kerinci kilometer 66 Kabupaten Pelalawan, Rabu (20/01/2021). (Istimewa)

Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Rabu (20/01/2021).

Kali ini melibatkan dua kendaraan besar antara truk Fuso dan Dumtruk.

Lakalantas melibatkan truk Fuso dengan nomor polis BK 9222 WA dengan Dumtruk BM 9586 SH di Jalintim Kota Pangkalan Kerinci kilometer 66 Kelurahan Kerinci Kota sekitar pukul 04.45 wib.

Tepat di dekat rumah sakit Efarina Etaham Pangkalan Kerinci.

Kedua kendaraan bertubrukan pada bagian depan dan mengakibatkan kerusakan yang cukup parah.

Kedua sopir juga mengalami luka pada bagian kaki.

"Anggota telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan serta mengatur lalulintas di sekitar lokasi kejadian," terang Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasat Lantas AKP Teguh Wiyono, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (20/01/2021).

Akibat tabrakan kedua mobil bongsor itu, pengemudi truk fuso bernama Roy Mansyah (36) mengalami luka dan patah kaki sebelah kanan.

Sedangkan penumpangnya bernama Junaidi (36) dalam keadaan sehat.

Sopir Dumtruk bernama Kronika Ginting (31) mengalami kaki terkilir dan sakit pada dada.

Sedangkan penumpangnya bernama Rendi (25) juga mengalami kaki patah sebelah kanan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 90 juta.

Kecelakaan terjadi bermula Sopir truk Fuso Roy Mansyah bergerak dari Simpang Perak menuju Kota Pangkalan Pangkalan Kerinci.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mobil Dumtruk yang dikemudikan Kronika Ginting meluncur dari arah berlawanan dari Pangkalan Kerinci ke Simpang Perak.

Dumtruk berupaya mendahului kendaraan yang ada di depannya dengan bergerak melebar ke kanan jalan.

"Karena jarak sudah sangat dekat, kecelakaan tak terelakan lagi.

Dumtruk menabrak bagian depan truk Fuso. Hingga mengakibatkan luka pada sopir dan penumpang," tambah Kasat Teguh.

Beruntung dalam tabrakan ini tidak ada korban jiwa.

Sedangkan korban luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Efarina yang jaraknya dekat untuk mendapat pertolongan medis.

(Tribunjatim.com/Sofyan) (Tribunpekanbaru.com/Johannes)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Pulang Pernikahan, Sebuah Mobil di Pacitan Terperosok ke Sungai, 3 Penumpang Tewas

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Truk Fuso vs Dumtruk di Jalintim Pangkalan Kerinci Pelalawan, Kaki Sopir Patah dan Terkilir

TONTON JUGA:

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved