Breaking News:

Penanganan Covid

Dinkes Kotamobagu Akan Simulasi Proses Pemakaman Dengan Protokol Kesehatan di Desa dan Kelurahan

Tim Satgas Covid 19 bahas soal tatacara pemakaman jenazah Covid 19, di Aula Pemkot Kotamobagu, Rabu (20/1/2021).

tribunmanado.co.id/Alpen Martinus
Pemkot Kotamobagu bersama tim Satgas Covid 19 bahas soal tatacara pemakaman jenazah Covid 19, di Aula Pemkot Kotamobagu, Rabu (20/1/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pemerintah Kota Kotamobagu bersama tim Satgas Covid 19 bahas soal tatacara pemakaman jenazah Covid 19, di Aula Pemkot Kotamobagu, Rabu (20/1/2021).

Rapat dipimpin oleh Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan, bersama Sekdakot Sande Dodo, dan Asisten II Rafiqa Bora.

Sementara pesertanya dari Satgas Covid 19, termasuk dari desa dan kelurahan.

Nayodo usai memimpin rapat menjelaskan, bahwa rapat kali ini fokus kepada tim pemulasaran jenazah.

"Diberikan kewenangan kepada gugus tugas kecamatan dan desa untuk pelaksanaan," jelasnya.

Nanti akan digelar simulasi, yang akan dilakukan oleh Dinkes kepada perangkat desa sebagai penanggungjawab wilayah.

"Untuk diberikan edukasi kepada masyarakat yang terlibat dalam proses pemakaman, supaya tidak terjadi polemik," jelas dia.

Baca juga: Dapat Anggaran Jumbo, Pembangunan Bandara Lolak Dipacu Tahun Ini

Baca juga: Sosok Irjen Ferdy yang Berada Dibelakang Calon Kapolri Listyo Sigit, Jenderal Bintang 2 Termuda

Baca juga: UPDATE Sulut Ketambahan 234 Kasus Covid-19, Manado Masih Menjadi Penyumbang Terbanyak

Sementara itu, dr Tanty Korompot Kadis Kesehatan Kotamobagu mengatakan, sosialisasi yang dimaksud untuk mengingatkan kembali soal tata cara pemakaman.

"Mungkin besok mulai, tapi sebenarnya intinya adalah soal pemakaian dan pelepasan APD saja," jelas dia.

Ia mengatakan, sebenarnya saat pemakaman seperti itu, petugas rumah sakit atau dinas kesehatan sudah ada, dan oetugas di desa juga sudah ada.

Juga sebelum pelaksanaan prosesi pemakaman mereka sudah diarahkan terlebih dahulu.

"Untuk pelaksanaan pemakaman, sebenarnya tetap sama prosedurnya seusai dengan agama masing-masing," jelasnya.

Hanya menjadi pembeda adalah penggunaan APD, dan dilakukan penyemprotan disinfektan. (Amg)

Baca juga: BOCORAN Cerita Sinetron Ikatan Cinta Kamis 21 Januari 2021, Andin Marah, Rahasia Besar Al Terbongkar

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG Hari Ini: 14 Wilayah Berpotensi Terjadi Hujan Petir dan Angin Kencang

Baca juga: Pandji Pragiwaksono Bela FPI, Salahkan NU dan Muhammadiyah, Denny Siregar: Hati-hati Loh Tersinggung

Baca juga: Diduga Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan Anak-anak di Pantai Kis, Tersisa Kepala

Baca juga: Sosok Kapolda Sulut Irjen Panca Putra Dampingi Kapolri Terpilih Listyo Sigit, Cek Prestasinya!

Baca juga: Keluarga Felicia Tissue Pakai Baju Formal, Jokowi ada di Tengah, Benarkah Kaesang Baru Saja Lamaran?

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved