Kamala Harris Ajukan Pengunduran Diri dari Senat AS: 'Ini Bukan Berarti Selamat Tinggal'
Harris terus menulis dan juga mengatakan bahwa dia akan bekerja tanpa lelah sebagai wakil presiden.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kamala Harris resmi mengundurkan diri dari Senat Amerika Serikat (AS).
Hal ini dilakukan menjelang pelantikannya sebagai Wakil Presiden AS mendampingi Joe Biden.
Pengunduran diri tersebut, seperti dilansir dari CNN, diajukan pada Minggu (17/1/2021).
Baca juga: Info BMKG Hari Ini Selasa 19 Januari 2021, Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Wilayah Ini Harus Waspada
Baca juga: Arti Mimpi Dikelilingi Lumpur, Anda Akan Mengalami Perubahan Besar dalam Hidup, Ini Tafsirannya
Tak hanya itu, Harris juga menulis di sebuah kolom opini untuk San Francisco Chronicle tentang pengunduran dirinya.
Tulisan itu berjudul "Kamala Harris: Serving as California’s senator has been an honor. But this is not a goodbye".
"Jadi, dengan saya meninggalkan Senat Amerika Serikat, ini bukan berarti selamat tinggal. Ini halo," tulis Harris.
“Seperti yang pernah ditunjukkan oleh senator yang menjadi Wakil Presiden Walter Mondale, wakil presiden adalah satu-satunya kantor di pemerintahan kita yang 'dimiliki oleh cabang eksekutif dan legislatif.' Tanggung jawab menjadi lebih besar dengan jumlah Demokrat dan Republik yang sama di Senat,” tulisnya.
Harris terus menulis dalam kolom opini tersebut. Dia juga mengatakan bahwa dia akan bekerja tanpa lelah sebagai wakil presiden.
Harris yang punya darah keturunan India ini telah membuat sejarah dalam sepanjang karier politiknya dengan menjadi wanita kulit hitam pertama di California yang bekerja sebagai senator dan kini menjadi wakil presiden AS.
Dalam pidato kemenangannya pada bulan November lalu, dia mengakui perjuangan keras yang dihadapi wanita untuk menggunakan hak sipil mereka dan masuk ke eselon atas perpolitikan Amerika.
"Meskipun saya mungkin wanita pertama di kantor ini, saya tidak akan menjadi yang terakhir," kata Harris.
"Karena setiap gadis kecil yang menonton malam ini melihat bahwa ini adalah negara yang penuh dengan segala kemungkinan."
Ya, kini Harris akan memimpin ruang yang sama di mana dia mundur, menjadi presiden Senat yang beranggotakan 100 orang.
"Saat saya mengundurkan diri dari Senat, saya bersiap untuk mengambil sumpah yang akan membuat saya memimpinnya," ungkap Harris dalam tulisannya.
Ini Rencana Joe Biden Setelah Dilantik Jadi Presiden Amerika, Diantarannya Penanganan Covid-19 di AS
Joe Biden dan Kamala Harris berhasil mengalahkan petahana Donald Trump dan Mike Pence dalam Pemilu AS 2020 lalu. Kini tinggal menunggu waktu Biden dan Harris dilantik pada 20 Januari.
Joe Biden pun tengah menyiapkan sejumlah rencana yang akan menjadi langkah pertamanya setelah resmi menjabat Presiden AS ke-46 pada 20 Januari 2021 nanti.
Selama lebih dari setengah tahun berkampanye, Joe Biden banyak berjanji akan membatalkan beberapa kebijakan pemerintahan Trump di hari pertama menjabat.
Kini dia dan timnya sedang mempersiapkan detail langkah apa saja yang akan dilakukan pada 20 Januari nanti, dilansir NPR.
Kepala Staf pilihan Biden, Ron Klain pada Sabtu merilis memo perintah eksekutif yang akan dikeluarkan presiden baru di awal pemerintahannya.
Sebagaimana yang dijanjikan, Biden akan mengembalikan AS ke pernjanjian iklim Paris.
Ini merupakan kesepakatan internasional untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, salah satu kebijakan yang dulunya dilakukan mantan presiden Barack Obama.
Namun Presiden Trump menarik AS dari perjanjian tersebut.
Biden berjanji untuk melakukan perubahan besar pada sektor energi dan transportasi untuk mendukung perjanjian iklim Paris.
Biden akan menandatangani perintah agar Departemen Pendudukan memperpanjang jeda pembayaran pinjaman dan bunga dari siswa federal.
Kemudian juga memperpanjang larangan penggusuran dan penyitaan akibat dampak pandemi dan membalikkan larangan perjalanan di beberapa negara Muslim yang digagas Trump.
Selain itu, Biden akan menandatangani perintah wajib masker di properti federal dan perjalanan antar negara bagian.
Presiden AS terpilih ini mengatakan dia akan menyusun pidato pelantikannya untuk meminta warga AS berkomitmen menggunakan masker dalam 100 hari.
Ini dilakukan demi memperlambat penyebaran virus corona baru atau Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 400.000 orang di sana.
Lebih lanjut, Klain menulis bahwa Biden akan mengajukan proposal imigrasi ke Kongres.
Menurut laporan CNN, memo tersebut menguraikan bahwa Biden berencana mengirim rencana imigrasi skala besar dalam 100 hari pertamanya di kantor kepada Kongres.
Rencana tersebut akan menawarkan jalan menuju kewarganegaraan bagi jutaan imigrasi tidak berdokumen yang saat ini berada di Amerika Serikat.
Pada Kamis (14/1/2021), Biden meluncurkan paket stimulus $ 1,9 triliun yang menurutnya adalah prioritas legislatif utamanya untuk awal masa jabatannya.
Biden akan terus menandatangani perintah eksekutif selama 10 hari pertama masa kepresidenannya.
Pada hari ke-2, Biden akan menandatangani lebih banyak tindakan terkait tes Covid-19 dan tindakan lain untuk pandemi corona, kata Klain dalam memo itu.
Pada 22 Januari, Biden akan mengarahkan pemerintahan untuk "mengambil tindakan segera untuk memberikan bantuan ekonomi kepada keluarga pekerja yang menanggung beban" dari krisis virus corona, kata memo itu.
Pada minggu kedua masa kepresidenannya, Biden akan menandatangani ketentuan "Buy American".
Tepatnya pada 25 Januari hingga 1 Februari, Biden akan mengeluarkan perintah untuk membeli produk Amerika.
Masih di tanggal itu, Biden juga akan melakukan reformasi peradilan pidana, tindakan kesetaraan rasial, iklim, imigrasi dan akses ke perawatan kesehatan, kata Klain.
Tindakan tambahan sedang menjalani tinjauan hukum akhir, katanya.
"Sementara tujuan kebijakan dalam tindakan eksekutif ini tegas, saya ingin menjelaskan: teori hukum di belakangnya beralasan dan mewakili pemulihan peran konstitusional yang sesuai untuk Presiden," kata Klain.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jelang Pelantikan, Kamala Harris Resmi Ajukan Pengunduran Diri dari Senat AS".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/wakil-presiden-terplih-amerika-serikat-kamala-harris-347473.jpg)