Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Jasad Kopilot Diego Mamahit Ditemukan, Kini Sudah Ada 308 Kantong Jenazah Berisi Bagian Tubuh Korban
Tubuh Co Pilot Diego Mamahit itu sudah ditemukan dan sudah diidentifikasi.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
RIBUNMANADO.CO.ID - Jasad Kopilot Diego Mamahit Ditemukan.
Tubuh Co Pilot Diego Mamahit itu sudah ditemukan dan sudah diidentifikasi.
Bahkan jenazah Diego Mamahit itu sudah diserahkan ke pihak keluarga.

Ya Tim Disaster Victim Identification ( DVI ) sudah menyerahkan jenazah kopilot Sriwijaya Air SJ-182, Diego Mamahit ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan jenazah Diego termasuk delapan jenazah yang diserahkan ke pihak keluarga pada Senin (18/1/2021).
Dalam manifes penumpang Sriwijaya Air SJ-182, nama Diego berada di nomor urut dua bersama lima kru lain yang jadi korban kecelakaan pada Sabtu (9/1/2021).
"Pertama Oke Dhrrotu Jannah, Yunni Dwi Saputri, Ius Iskandar, Nelly, Rizki Wahyudi, Rosi Wahyuni, Diego Mamahit, dan Supriyanto," kata Rusdi di RS Polri Kramat Jati, Senin (18/1/2021).
Penyerahan tersebut berdasar keinginan pihak keluarga setelah sebelumnya mendapat kabar jenazah anggota mereka teridentifikasi Tim DVI.
Baca juga: BREAKING NEWS, Innalillahi Wa Innaillaihi Rojiun Tubuh Co Pilot Diego Mamahit Akhirnya Ditemukan
Hingga Senin (18/1) pukul 17.00 WIB diketahui sudah 34 korban teridentifikasi lewat pencocokan data sidik jari dan DNA antemortem (sebelum kematian) dengan postmortem (setelah kematian).
"Keseluruhan korban yang telah teridentifikasi dan (jenazahnya) diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan seluruhnya berjumlah 23," ujarnya.
Sementara untuk data postmortem, hingga pukul 17.00 WIB hari ini Rusdi menuturkan Tim DVI sudah menerima 308 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban.
Lalu 168 kantong properti berisi barang pribadi korban yang berhasil dievakuasi petugas dari perairan Pulau Seribu lokasi jatuhnya pesawat pada Sabtu (9/1).
Jumlah korban yang teridentifikasi diharapkan bertambah menyusul diperpanjangnya waktu pencarian korban di perairan Pulau Seribu selama tiga hari.
"Artinya kegiatan Tim DVI mengikuti daripada yang dilakukan oleh tim untuk mencari korban di tempat kejadian perkara," tuturnya.
Diketahui ternyata Diego Mamahit Co-Pilot Sriwijaya Air SJ 182 merupakan anak dari petinggi perusahaan maskapai yang pernah berjaya di era awal tahun 2000-an.
Hal itu terungkap ketika keluarga Diego Mamahit Co-Pilot Sriwijaya Air SJ 182 datang ke RS Polri Kramat Jati pada Senin (11/1/2021) malam untuk menyerahkan data ante mortem.
Baca juga: Bayi Korban Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan, Ibunya Sempat Viral karena Cium Bau Melati & Bawa 3 Anak
Perwakilan keluarga Diego, Lydia Alferni mengaku sudah ikhlas dengan musibah tersebut.
Pihak keluarga Diego memahami betul bahwa insiden tersebut adalah risiko pekerjaan seorang Co-Pilot.
Terlebih bahwa keluarga Diego memang tidak awam dengan transportasi udara.
Sebab, Diego merupakan anak dari Sekretaris Perusahaan Bouraq Airlines yang pernah mengudara di Indonesia.
"Kapten Diego itu kebetulan papahnya adalah salah satu mantan dari Airlines juga bapaknya adalah Boy Mamahit," terang Lydia usai sambangi Posko Ante Mortem RS Polri, Senin (11/1/2021).

Sehingga kata Lydia, keluarga Diego sudah paham betul hal terburuk yang akan dialami Diego saat memilih profesi sebagai penerbang.
Kata Lydia, pihak keluarga hanya berserah kepada Tuhan untuk kondisi Diego saat ini.
Mereka hanya berharap Tuhan memberikan yang terbaik baik Diego.
Pihak keluarga Diego juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi.
Mulai dari Tim DVI, Mabes Polri, TNI, Basarnas, dan seluruh elemen yang terlibat dalam proses pencarian.

Sementara untuk pihak Sriwijaya Air, pihak keluarga apresiasi sikap kooperatif maskapai tersebut.
Maskapai disebut sudah bertanggungjawab dalam memfasilitasi keluarga korban untuk memudahkan informasi pencarian.
"Kami pihak keluarga juga ucapkan terima kasih karena pihak manajemen Sriwijaya sudah datang berkunjung dan jelaskan keseluruhan kronologi seperti apa dan minta agar keluarga tabah," tuturnya.
Namun demikian, Lydia tidak menjelaskan rinci terkait penjelasan pihak Sriwijaya Air terkait kronologi kecelakaan tersebut.
Artikel ini adalah kompilasi Tribunmanado.co.id dari berita yang telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Keluarga Diego Mamahit, Co-Pilot Sriwijaya Air yang Jatuh Bukan Orang Sembarangan, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/01/12/keluarga-diegomamahit-co-pilot-sriwijaya-air-yang-jatuh-bukan-orang-sembarangan?page=all dan Artikel yang telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Teridentifikasi, Jenazah Kopilot Diego Mamahit Diserahkan ke Pihak Keluarga, https://jakarta.tribunnews.com/2021/01/18/teridentifikasi-jenazah-kopilot-diego-mamahit-diserahkan-ke-pihak-keluarga