Breaking News:

DPKP Bakal Kucurkan Bantuan Tanaman Holtikultura Bagi Kelompok Petani di Bolsel

Menurut Kepala DPKP Bolsel Marwan Makalalag, pihaknya akan fokus kepada bantuan tanaman Holtikultural untuk menunjang ketahanan pangan.

Istimewa/DPKP Bolsel
Proses panen cabai di Kabupaten Bolsel belum lama ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI -- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), akan mengucurkan bantuan pertanian kepada lebih dari 30 kelompok. 

Bahkan, Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di 7 kecamatan juga akan kecipratan bantuan tersebut. 

Menurut Kepala DPKP Bolsel Marwan Makalalag, pihaknya akan fokus kepada bantuan tanaman Holtikultural untuk menunjang ketahanan pangan.

Baca juga: Baru Sebulan Dibuka, Pantai Tersakiti Desa Pinolantungan Sudah Hasilkan Omset Rp 10 Juta

Baca juga: Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru Siap Disuntik Vaksin Sinovac

“Nantinya kami akan memberikan benih cabai, tomat, bawang merah, dan bawang batang. Karena tanaman ini mudah di budidayakan di kebun yang berada disekitar pemukiman warga, serta akan memberikan alat penunjang lainnya," ujar Marwan kepada awak media, Selasa (19/1/2021).

Marwan menjelaskan, tahun 2020 kemarin pihaknya telah berhasil mendampingi puluhan kelompok tani dalam program tanaman Hortikultura.

Marwan Makalalag
Marwan Makalalag (TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN)

"Program kami yang telah berhasil, seperti menanam cabai (rica) di Pinteng, hal ini telah berlangsung sejak tahun 2019," ucapnya. 

Baca juga: JADWAL Liga Italia Pekan 19, AC Milan Campione dinverno Jika Mampu Tahan Atalanta

Baca juga: 118 Kendaraan Pemkot Tomohon Tanpa BPKB, Kabid BMD Akui Sempat Jadi Temuan BPK-RI

"Alhamdulillah pada panen perdana dihadiri oleh Wakil Bupati, serta di tahun 2020 panen bawang merah dan bawang batang dihadiri langsung oleh Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru," jelasnya. 

Marwan menambahkan, nantinya juga DPKP Bolsel akan meningkatkan pembinaan kepada kelompok-kelompok tani, melalui bidang penyuluh.

“Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman petani untuk meningkatkan hasil produksi yang nantinya juga bisa menambah pendapat mereka di masa pandemi ini," bebernya.

Baca juga: 118 Kendaraan Pemkot Tomohon Tanpa BPKB, Kabid BMD Akui Sempat Jadi Temuan BPK-RI

Baca juga: Tantangan Kepala Daerah Terpilih, Mendorong Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Lebih jauh Marwan berharap, program ini bisa meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

“Anggaran Program ini berasal dari dana insentif daerah (DID), yang bertujuan untuk pemulihan ekonomi di daerah di masa pandemi Covid-19," tutupnya. (Nie)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved