Breaking News:

Catatan Willy Kumurur

Vaksin dan Harapan

Jurnal Kedokteran paling top di dunia, The Lancet, edisi 15 Desember 2020, menyebut terdapat lebih dari 200 jenis vaksin yang sedang dikembangkan.

Editor: Jumadi Mappanganro
handover
dr Willy Kumurur 

Vaksin campak baru ditemukan setelah 46 tahun penyakitnya dikenal orang sedangkan vaksin hepatitis B baru ada 17 tahun sesudah virusnya ditemukan.

Di edisi 15 Januari 2021, Majalah TIME menulis bahwa di dalam vaksin anti Covid-19 ini terletak harapan terbesar dunia untuk mengakhiri pandemi yang telah merenggut lebih dari 2 juta jiwa manusia di seantero dunia.

Vaksin anti Covid-19 yang sedang dan akan beredar di Indonesia sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ Menkes/12758/2020 adalah vaksin yang diproduksi PT Bio Farma, Oxford-AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Novavax, Pfizer-BioNTech, dan Sinovac.

Vaksin produksi Tiongkok, Sinovac, telah memperoleh Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sekarang telah tiba di semua provinsi.

Setelah vaksinasi dilakukan terhadap Presiden Joko Widodo, 13 Januari 2021, maka dimulailah program vaksinasi anti Covid-19.

Program vaksinasi ini adalah kabar baik yang membawa kita menyusuri tahun 2021 ini dengan penuh harapan.

Semoga berdampak positif bagi kalangan bisnis, yang dengan penuh semangat menunggu untuk melanjutkan operasinya. Semoga kita bisa keluar dari rimba-belantara dan ancaman virus serta sifat mutatifnya yang masih belum diketahui.

Tantangan yang kita hadapi sekarang adalah bagaimana meyakinkan dan memotivasi pihak yang masih meragukan vaksin ini untuk berkeinginan divaksinasi.

Manusia selalu menginginkan sesuatu. Dalang yang mendorong manusia untuk berkeinginan adalah: sang kehendak.

Tulis filsuf Jerman, Arthur Schopenhaue.

Ia melanjutkan, bahwa yang menyebabkan manusia masuk ke dalam roda kehidupan adalah hidup itu sendiri.

Hiduplah yang membuat manusia mempunyai keinginan yang tak pernah pupus. Inti kehidupan, bahkan inti terdalam dari alam semesta adalah sang kehendak. ****

Catatan: Artikel ini juga telah terbit di koran Tribun Manado edisi Senin, 18 Januari 2021

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved