Breaking News:

Ombak Tinggi di Minahasa

Cuaca Ekstrem, Kapolres Minahasa Tinjau Situasi Masyarakat di Daerah Pesisir

Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey melakukan peninjauan terhadap desa-desa yang berada di pesisir pantai

Istimewa
Kapolres Minahasa tinjau daerah pesisir 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kapolres Minahasa AKBP Henzly Moningkey melakukan peninjauan terhadap desa-desa yang berada di pesisir pantai yang ada di Kabupaten Minahasa.

Daerah yang ditinjau di antaranya Desa Rumbia Kecamatan Langowan, dan Desa Tumpaan Kecamatan Kakas, Senin (18/1/2021).

Peninjauan dilakukan mengikuti adanya peristiwa cuaca ekstrem beberapa hari belakangan ini dan mengakibatkan bencana alam di sejumlah lokasi di Sulut.

Dalam pantauan tersebut, Kapolres mengimbau kepada pemerintah setempat dan masyarakat yang berada di pesisir pantai agar selalu waspada dikarenakan cuaca yang ekstrim beberapa hari ini. 

Baca juga: Wanita Cantik Asal Minsel Friane Livi Pangemanan, Senang Terima SK Pengangkatan CPNS Boltim

Baca juga: Pemprov Sulut All Out Salurkan Bantuan Bencana Banji dan Longsor Kota Manado

Baca juga: 5 Rumah Rusak Parah, 4 Rusak Ringan Diterjang Ombak, Warga Gotong Royong Dirikan Tanggul

Baca juga: Tertawa-tawa Saat Bentrok Dengan Polisi, Anggota FPI Disebut Menikmati, Komnas HAM Ungkap Fakta

"Terkait cuaca extrim yang terjadi beberapa hari belakangan ini, saya mengimbau kepada mayarakat untuk tetap waspada terhadap bencana alam yang setiap saat bisa terjadi dikarenakan kondisi alam saat ini," ujar Moningkey.

Sebelumnya, mengantisipasi cuaca buruk, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa keluarkan imbauan untuk masyarakat Minahasa.

Mengimbau untuk menebang pohon/dahan yang sudah lapuk.

Baca juga: Update Covid-19 Indonesia (18/1/21): Bertambah 9.086 Kasus, Sulut Capai Ratusan Kasus Baru

Baca juga: Belum Setahun, Corona Telah Membunuh 2 Juta Lebih Manusia

Masyarakat jangan membuang sampah sembarangan dan memperhatikan saluran/parit agar tidak tersumbat.

Mengimbau masyarkat tidak menebang pohon secara liar di pegunungan atau hutan lindung.

Masyarakat yang tinggal di pemukiman juga berlereng maupun curam guna menghindar dari bahaya terjadi tanah longsor.

Baca juga: Terbukti Korupsi Dana Banjir Manado 2014, Mantan PPK Divonis 7 Tahun Penjara

Halaman
123
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved