Torang Kanal
Cewek Cantik Manado Monica Sembung Harapkan Kondisi Cuaca Kembali Membaik
Guyuran hujan disertai angin kencang menjadi pemicu terjadi banjir dan longsor di beberapa Wilayah Kota Manado.
Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -- Belakangan ini Kota Manado terus dilanda cuaca buruk.
Guyuran hujan disertai angin kencang pun menjadi pemicu terjadi banjir dan longsor di beberapa Wilayah, bahkan hingga ada yang menelan korban jiwa.
Selain itu, cuaca buruk yang terjadi belakangan terus memunculkan kekuatiran bagi masyarakat, termasuk Monica Sembung cewek Manado asal Karombasan Selatan, Kecamatan Wanea.
Menurut perempuan kelahiran Manado, 16 maret 1995 ini cuaca buruk akhir-akhir ini tentu sangat memunculkan kekuatiran.
"Pastinya kuatir dengan situasi akhir-akhir ini. Karena ada beberapa wilayah terjadi banjir."
"Kemudian juga angin kencang yang memicu pohon tumbang. Ini pun menjadi kekuatiran tersendiri, apalagi saat melakukan aktivitas," ungkap Monica yang kesehariannya bekerja sebagai Karyawan di Distributor Pertamina.
Untuk itu, perempuan yang memiliki hobby shoping ini berharap cuaca buruk yang melanda Kota Manado belakangan ini bisa segera berakhir.
"Tentu harapannya cuaca buruk yang terjadi belakangan ini bisa segera berlalu."
"Sehingga tak ada lagi daerah yang terkena banjir atau longsor," harapnya Mantan Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat ini.
Adapun perempuan berdarah Manado Batak ini, turut menyatakan keprihatinan atas bencana yang melanda Kota Manado.
"Sangat prihatin apalagi peristiwa ini sampai menelan korban jiwa. Semoga keluarga yang tertimpah musibah diberikan ketabahan dan kekuatan," ungkapnya.
Tak lupa dirinya pun mengajak agar masyarakat bersama-sama memberikan topangan doa, agar nanti kondisi cuaca bisa kembali normal.
"Mari bersama-sama kita doakan agar kondisi cuaca kembali normal. Serta tak terjadi lagi bencana di Manado dan seluruh daerah Sulut," tandas Monica. (hem)
Baca juga: Kartu Merah Pertama Lionel Messi Setelah 753 Laga Bersama Barcelona
Baca juga: Ahmad Yani: Butuh Tambahan Dana Jika Pakai Protokol Covid, 96 Desa Bolmong Gelar Pilsang Tahun Ini
Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta 18 Januari 2021, Akankah Andin Balas Dendam ke Aldebaran?
Kawasan Bisnis Megamas Manado Penuh Sampah Pagi Ini
Pasca diterjang ombak setinggi tiga meter tadi malam.
Pagi ini kawasan bisnis di Kota Manado, Megamas Manado penuh dengan sampah plastik.
Amatan Tribun Manado, Senin (18/1/2021) terlihat warga nampak melihat dan memantau keadaan di Megamas Manado.
Para pekerja di ruko-ruko Megamas juga nampak membersihkan sampah kayu dan plastik yang menutup pintu kantor mereka.
Selain sampah plastik, gelombang tinggi juga membawa batu-batu penahan ombak masuk kawasan Megamas.
Ari Manadalika salah satu satpam di Megamas Manado mengatakan sudah banyak warga yang datang sejak pagi.
"Mereka ingin lihat keadaan Megamas, bahkan ada yang sudah sejak subuh," ujarnya.
Ia mengaku saat ini pihaknya sedang berupaya membersihkan sampah dan bebatuan yang dibawa ombak ke Megamas.
"Proses pembersihannha sudah dilakukan tapi memang kerusakannya juga sangat banyak," bebernya. (Nie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/monica-sembung-cewek-manado-asal-karombasan-selatan-kecamatan-wanea-1234.jpg)