Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terkini Daerah

Ternyata Ini Penyebab Terjadinya Cuaca Ekstrem di Sulut, Masyarakat pun Diminta Waspada

Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Ben Arther Molle menjelaskan, ada beberapa penyebab cuaca ekstrem di Sulut.

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
Tribun Bali
Ternyata Ini Penyebab Terjadinya Cuaca Ekstrem di Sulut, Masyarakat pun Diminta Waspada 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sampai saat ini cuaca ekstrem di daerah Sulawesi Utara masih terjadi.

Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Ben Arther Molle menjelaskan, ada beberapa penyebab cuaca ekstrem di Sulut.

Sesuai pantauan BMKG, selain La Nina, ada beberapa fenomena cuaca yang memberikan dampak yang cukup signifikan di wilayah Sulut.

"Pertama adalah gelombang tropis aktif yang mengakibatkan pertumbuhan awan-awan hujan yang lebih signifikan. Lalu kedua, kelembapan udara yang relatif tinggi dan suhu muka laut yang hangat, sehingga mendukung suplai massa udara basah di Sulawesi Utara," kata Ben saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu.

Penyebab lainnya adalah adanya pertemuan angin dan perlambatan angin yang memicu hujan lebat dan potensi petir di wilayah-wilayah terbentuknya.

"Topografi tiap-tiap daerah di Sulawesi Utara juga memengaruhi karakteristik cuaca di wilayah tersebut," ujar dia.

Dia menuturkan, periode Januari-Februari, hujan untuk wilayah Sulut secara umum diperkirakan masih pada kategori menengah hingga tinggi (50 mm-200 mm/dasarian atau per minggu).

"Hal ini diakibatkan oleh gangguan-ganguan atmosfer," sebut Ben.

Ia menambahkan, daerah dengan tingkat potensi terjadi hujan lebat dan bencana hidrometeorologi tinggi di Sulut, yakni Minahasa, Tomohon, Minahasa Utara, Manado, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow dan sekitarnya.

Kemudian Minahasa Tenggara, Sangihe, Sitaro, serta wilayah Kotamobagu.

"Tetapi untuk wilayah lainnya juga agar tetap waspada," kata Ben.

Ben menyatakan, pihaknya akan terus memberikan informasi peringatan dini cuaca ekstrem, baik 1-3 jam dan peringatan dini satu mingguan untuk wilayah potensi terjadi hujan lebat kepada pemangku kepentingan.

"Yang di dalamnya ada pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Basarnas dan lain-lain melalui WhatsApp grup dan informasi langsung lainnya untuk mewaspai potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi," kata dia.

Ia juga mengimbau bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor, di bantaran sungai dan lereng bukit untuk lebih berhati-hati.

"Harus waspada dan tanggap potensi bencana hidrometeorologi, serta pantau terus informasi peringatan dini dari kami yang bisa didapat di Intagram @Infocuaca_Sulut dan Facebook BMKG Sulawesi Utara," kata Ben.

Pohon Tumbang di Pineleng

Pohon Tumbang di Jalan Manado-Tomohon, Pineleng, Minahasa
Pohon Tumbang di Jalan Manado-Tomohon, Pineleng, Minahasa (Istimewa)

Pohon tumbang yang sempat menutup jalan Raya Manado - Tomohon tepatnya di Desa Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara pada Sabtu (16/01/2021).   

Arus kendaraan yang sempat terhalang lewat, kita sudah berjalan lancar setelah dibersihkan.

Kapolsek Pineleng Iptu Gian Wiatma SIK ketika dihubungi mengatakan adanya pohon tumbang di dekat Balai POM Kota Manado di jalan Manado Tomohon, Sabtu (16/1/2021) siang.

"Benar ada pohon tumbang tetapi sekarang sudah bersih," ucap kapolsek.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat yang akan melewati jalur Manado Tomohon, di tengah cuaca ekstrem sekarang masyarakat tetap waspada.

"Hati-hati bagi masyarakat yang akan berpergian tetap antisipasi banjir dan tanah longsor di cuaca yang ekstrem ini,"

Menurutnya, pohon yang tumbang hanya satu saja tetapi sudah dibersihkan oleh tim gabungan dan tidak ada korban.

Begitu juga kepala BPBD kota Manado Donald Sambuaga ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp menyanpaikan agar masyarakat tetap waspada.

"Pohon tumbang sudah ditangani oleh tim gabungan yang turun langsung," ucap Donald.

2 Pohon Tumbang di Kombos

Pohon Tumbang di Kombos, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (15/01/2021) malam.
Pohon Tumbang di Kombos, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (15/01/2021) malam. (TRIBUN MANADO)

Kota Manado diguyur hujan lebat disertai angin kencang sejak pukul 19.00 Wita.

Akibat hujan yang disertai hujan deras terjadi dua pohon tumbang di jalan Arie Lasut, dekat Multi Mart Kombos, Manado, Sulawesi Utara.

Pohon tumbang tersebut, menutup lalu lintas di Jalan Arie Lasut.

Menurut salah satu warga, untungnya, kejadian tersebut tidak ada korban.

Situasi terkini untuk sementara jalan ditutup agar menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Saat ini petugas dibantu masyarakat sementara di melakukan pembersihan, agar jalan segera dibuka kembali.

Diketahui, peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, angin sedang hingga lebat disertai angin kencang, sejak kemarin (15/1/2021).

Sampai siang ini Sabtu (16/1/2021), Kota Manado masih diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Wali Kota Manado GS C (GSVL) melalui pesan tertulis menyampaikan agar masyarakat tetap waspada.

"Sehubungan dengan cuaca ekstrim disaat ini, hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang,

maka saya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terlebih yang tinggal di wilayah rawan banjir dan tanah longsor," ucap Vicky Lumentut.

Vicky Lumentut juga menyampaikan agar para Camat, lurah dan kepala lingkungan agar segera laporkan jika ada kejadian yang tidak diinginkan.

"Bagi camat, lurah dan kepala lingkungan,  pantau terus keadaan di wilayah masing-masing dan laporkan keadaan terkini dengan berkoordinasi perangkat terkait," ucap GSVL. ( Tribunmanado/Rhendi Umar/Fistel Mukuan/Kompas.com)

BERITA TERKINI TRIBUNMANADO:

Baca juga: Update BMKG Sulut, Cuaca Ekstrem Diperkirakan akan Berlangsung Hingga Pukul 18:00 WITA

Baca juga: Diusulkan Jokowi Jadi Calon Tunggal Kapolri, Ini Tanggapan Para Senior Polri Terhadap Komjen Listyo?

Baca juga: Cek Peruntungan Lewat Ramalan Shio Hari Ini, Waktunya Istirahat Bagi Shio Kambing Hari Ini 

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulut, Warga Diminta Waspada Bencana

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved