Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Vaksinasi Covid

Kapasitas Ruang Isolasi Covid-19 Sulut Hampir Penuh, RS Lapangan Kitawaya Dioperasikan Pekan Depan

"Rencananya tanggal 21 Januari. Nanti dari BNPB dan Kementerian PU serahkan ke Pemprov Sulut," ujar Olly usai pencanangan vaksinasi di RS Lapangan.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
RS Lapangan Darurat Covid-19 Kitawaya di Kairagi, Manado segera beroperasi. Fasilitas ini dibangun BNPB melalui Kementerian PU dan nantinya diserahkan ke Pemprov Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulut, Olly Dondokambey memastikan RS Lapangan Darurat Covid-19 Kitawaya segera beroperasi.

Jika tak ada aral, Olly bilang, fasilitas yang nantinya menjadi rujukan pasien Covid-19 itu dibuka pekan depan.

"Rencananya tanggal 21 Januari. Nanti dari BNPB dan Kementerian PU serahkan ke Pemprov Sulut," ujar Olly usai pencanangan vaksinasi di RS Lapangan Darurat Covid-19 Kitawaya, Jumat (15/01/2021) siang.

Katanya, dengan beroperasinya fasilitas tersebut akan membantu mengurangi rasio keterisian ruang isolasi Covid-19.

Sejauh ini, kata gubernur, kapasitas ruang isolasi di Sulut hampir penuh. Rata-rata sudah mencapai 70 persen.

"Untuk isolasi masih ada tapi ICU-nya sudah 80-85 persen," jelas OD.

RS Lapangan Darurat Covid-19 Kitawaya sendiri memiliki 80 tempat tidur isolasi Covid-19. Sedangkan ICU-nya, ada lima tempat tidur.

RS Lapangan Darurat Covid-19 Kitawaya di Kairagi, Manado segera beroperasi. Fasilitas ini dibangun BNPB melalui Kementerian PU dan nantinya diserahkan ke Pemprov Sulut.
RS Lapangan Darurat Covid-19 Kitawaya di Kairagi, Manado segera beroperasi. Fasilitas ini dibangun BNPB melalui Kementerian PU dan nantinya diserahkan ke Pemprov Sulut. (tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa)

"Jika ini sudah beroperasi, saya rasa akan cukup. Asalkan masyarakat sadar menjaga kesehatannya," ujarnya.

Terpisah, Jubir Satgas Covid-19, dr Steaven Dandel mengatakan, RS Kitawaya mendesak dioperasikan untuk mendukung daya tampung pasien Covid-19.

"Sejauh ini ruang isolasi ada di kisaran 50 persen tapi ruang ICU-nya yang sudah 80 persen," jelasnya.

"Makanya ini harus segera dibuka. Sehingga bisa dipakai untuk perawatan pasien di ICU," tambah dia.

Apalagi, beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Sulut menunjukkan tren peningkatan. Rata-rata bertambah 100-an kasus tiap hari.

Hal ini, kata Dandel sudah diprediksikan, bakal ada peningkatan kasus 14 hari pasca hari raya (Tahun Baru).

Terkait itu, Dandel memastikan fasilitas dan SDM RS Lapangan Darurat Covid-19 Kitawaya sudah siap.

Pemprov Sulut menunggu pengerahan fasilitas dari BNPB.

"Ada 100 nakes yang akan bertugas du sini, dokter dan perawat," katanya. (ndo)

Baca juga: Pasca Gempa Sulbar, XL Axiata Pastikan Jaringan Telekomunikasi Beroperasi Normal

Baca juga: Ingin Jadi Konten Kreator dan Hasilkan Uang? Ini Cara Membuat Channel YouTube di HP dan Laptop

Baca juga: Ambil HP Yang Tertinggal, Seorang Wanita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan di Sulbar

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved