Rizieq Shihab
Pesan Damai Rizieq Shihab saat Dipindah ke Bareskrim Polri: Stop Kegaduhan, Bangun Kedamaian
Rizieq ditahan atas kasus dugaan penghasutan dan kerumunan dalam acara pernikahan putrinya serta peringatan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tersangka Kasus penghasutan dan kerumunan, Rizieq Shihab memberi pesan damai untuk menghentikan kegaduhan
Rizieq Shihab meminta semua pihak untuk membangun kedamaian.
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ini ingin terus melanjutkan cita-citanya yakni revolusi akhlak.
Pesan damai ini disampaikannya saat dipindahkan dari Rutan Polda Metro Jaya ke Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri, Kamis (14/1/2021).
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Ditunda, Ini Penyebabnya
Rizieq ditahan atas kasus dugaan penghasutan dan kerumunan dalam acara pernikahan putrinya serta peringatan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat.
“Alhamdulilah (sehat), santai saja," ucap Rizieq kepada wartawan di Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis, dikutip dari Tribunnews.com.
Setelah itu, ia pun berpesan kepada masyarakat agar membangun kedamaian.
Rizieq juga sempat menyinggung soal misi revolusi akhlak yang sebelumnya pernah ia ungkapkan.
“Stop kegaduhan, bangun kedamaian. Saya tetap komitmen revolusi akhlak dengan cara yang berakhlak. Revolusi akhlak dengan cara yang berakhlak," tuturnya.
Pada proses pemindahan ini, Rizieq tampak mendapat pengawalan ketat dari anggota kepolisian. Ia dikawal pasukan berseragam hitam yang dilengkapi dengan helm, rompi, serta senjata laras panjang.
Di dalam kendaraan yang membawanya, Rizieq duduk di kursi belakang dengan diapit sejumlah polisi.
Rizieq terlihat menggunakan pakaian gamis serta sorban berwarna putih.
Dari dalam mobil. Rizieq sempat menaikkan tangannya yang tampak terborgol kepada awak media.
Rizieq ditetapkan sebagai tersangka dalam acara Maulid Nabi dan pernikahan putrinya.
Baca juga: Tata Cara Sholat Jumat dan Amalan yang Harus Dilakukan Setiap Muslim di Hari Jumat, Jangan Lupa Ya
Selain itu, Rizieq menjadi tersangka tunggal di kasus kerumunan dalam acara yang dihadirinya di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.