Breaking News:

Berita Internasional

Sempat Diduga Memprofokasi, Kini Donald Trump Sebut Pendukungnya yang Serbu Capitol sebagai Perusuh

Presiden AS Donald Trump justru menyebut para pendukungnya yang menyerbu Gedung Capitol pekan lalu sebagai perusuh.

Brendan Smialowski / AFP Foto
Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Presiden AS Mike Pence. Pasca Rusuh Capitol, Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik upaya legislator untuk memakzulkan jabatan kepresidenan di hari-hari terakhirnya.

Trump juga mengecam upaya Demokrat DPR untuk bergerak maju memakzulkannya dan menyebutnya sebagai 'tipuan'.

Amandemen ke-25 Konstitusi AS menjabarkan prosedur di mana Wakil Presiden dan Kabinet presiden berkumpul untuk melucuti kekuasan presiden, jika dia tidak dapat lagi menjalankan tugasnya.

Trump Sebut Pendukungnya yang Serbu Capitol sebagai Perusuh: Harusnya Hormati Tradisi dan Sejarah

Hal ini dipicu akibat insiden penyerbu Gedung Capitol pekan lalu.

Presiden AS Donald Trump justru menyebut para pendukungnya yang menyerbu Gedung Capitol pekan lalu sebagai perusuh.

Tak hanya membahas soal kerusuhan di Capitol, Trump juga memberikan peringatan pada penggantinya, Joe Biden.

Trump juga menyerukan adanya perdamaian dan ketenangan menjelang masa pergantian kepemimpinan dari dirinya ke Biden.

"Ini adalah waktunya untuk perdamaian dan ketenangan. Hormati penegak hukum."

"Itu adalah pondasi agenda MAGA," ujar dia di Alamo, Texas.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved