Breaking News:

Lion Air

Lion Air Buka Rute Penerbangan Manado-Timika, Danang Mandala: Tren Penerbangan Berubah

Tren penerbangan berubah baik secara kebiasaan maupun aturan yang harus menyesuaikan kondisi pandemi saat ini

Tribun manado / Isvara Savitri
Kunjungan Lion Air ke Tribun Manado, Selasa (12/1/2021). (Tribunmanado.co.id/Isvara Savitri) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tribun Manado menerima kunjungan pihak Lion Air pada Selasa (12/1/2021).

Kunjungan tersebut diwakili oleh Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro bersama SPV Service Lion Air Manado Vero Pandey.

Danang mengatakan kunjungannya ke Manado kali ini dalam rangka membuka rute penerbangan baru Manado-Timika.

"Tren penerbangan berubah baik secara kebiasaan maupun aturan yang harus menyesuaikan kondisi pandemi saat ini. Makanya saya mengajak media untuk merasakan proses terbang saat ini seperti apa," jelas Danang.

Baca juga: Tenaga Kesehatan Cantik, Meylita Lesar, Siap Terima Vaksinasi dari Pemerintah 

Baca juga: JG-KWL Siap Selesaikan Segudang Masalah di Pemkab Minut Pasca-Dilantik

Baca juga: 6.487 Orang Tenaga Kesehatan di Manado Siap Terima Vaksin Covid-19, Dinkes Siapkan 36 Fastankes

Selain itu, Danang menjelaskan bahwa tujuan Lion Air membuka rute penerbangan baru adalah secara aspek bisnis, banyak pebisnis dari Timika yang bekerja di Manado.

"Kami sebelumnya juga melakukan riset yang menyatakan bahwa orang Sulut banyak yang bekerja di tambang di Timika. Sedangkan pemuda Timika sendiri banyak yang bersekolah di sini," tambahnya.

Danang juga mengatakan bahwa Lion Air ingin membantu pemerintah dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus corona (Covid-19) melalui sektor pariwisata.

Baca juga: Corporate Communications Lion Air Kunjungi Tribun, Paparkan Rute Penerbangan Baru Manado-Timika

"Sulut kan terkenal Bunaken dan Likupangnya, sedangkan Timika masih merupakan kota sekunder yang orang belum banyak tahu. Jadi kami berusaha menciptakan pasar karena belum pernah ada yang membuka rute ini sebelumnya," kata Danang.

Seperti kita ketahui bersama, pandemi Covid-19 sendiri membuat industri penerbangan drop sehingga Lion Air berusaha mengambil lagi kepercayan masyarakat dan menarik perhatian orang bahwa terbang di tengah pandemi tetap aman.

Lion Air sendiri pernah berhenti beroperasi di seluruh Indonesia saat awal pandemi Covid-19 menyerang Indonesia.

Baca juga: Data Lengkap Tentang Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Padahal jika dalam kondisi normal, Lion Air sendiri mampu melayani 1.400-1.600 penerbangan per hari.

Selain itu, provinsi yang memiliki daerah kepulauan seperti Sulut pasti juga membutuhkan transportasi paling cepat sehingga mau tidak mau harus menggunakan pesawat.

"Selanjutnya kami juga akan membuka rute lama yang pernah ditutup. Misalnya seperti Manado ke Tahuna, nanti kalau pasarnya ada pasti akan kami buka rutenya," pungkas Danang.(*)

Baca juga: Gus Yaqut: Vaksin Covid-19 Bebas dari Unsur Babi

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Isvara Savitri
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved