OJK Sulutgomalut

Kredit Konsumtif Dominasi Pinjaman Perbankan di Sulut

Berdasar data Otoritas Jasa Keuangan Sulut Gorontalo dan Malut, per Oktober 2020, kredit konsumtif perbankan di Sulut mencapai Rp 23,92 triliun

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado/Fernando Lumowa Suasana
Suasana pelayanan di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut, Selasa (12/01/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kredit konsumsi masih dominan pada realisasi kredit perbankan di Sulut

Berdasar data Otoritas Jasa Keuangan Sulut Gorontalo dan Malut (OJK Sulutgomalut), per Oktober 2020, kredit konsumtif perbankan di Sulut mencapai Rp 23,92 triliun.

Jumlah itu sangat dominan dibandingkan dua segmen kredit lainnya, yakni kredit investasi yang realisasinya Rp 5,53 triliun dan kredit modal kerja Rp 10,11triliun.

"Total kredit perbankan di Sulut per Oktober 2020 mencapai Rp 39,56 triliun," kata Kepala OJK Sulutgomalut, Darwisman, Selasa (12/01/2021). 

Baca juga: Realisasikan Janji Politik, Februari 2021 Kartu Berkah Diluncurkan

Baca juga: Amien Rais: Pasti DPR Setuju Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri, Ngikut Keinginan Presiden Jokowi

Baca juga: Foto Arie Kriting dan Indah Permatasari Beredar dan Jadi Sorotan, Sudah Menikah?

Baca juga: 503 Tenaga Kesehatan di Boltim, Bakal Pertama Disuntik Vaksinasi Covid-19

Kredit konsumtif tumbuh  2,01 persen YoY dari Rp 23,45 triliun di Oktober 2019 menjadi  Rp 23,92 triliun di Oktober 2020.

"Hal ini menandakan ekonomi Sulut masih berjalan walaupun mengalami perlambatan," katanya.

Menurut dia, kredit konsumtif mendominasi karena pangsa pasar di Bumi Nyiur Melambai cukup besar. 

Baca juga: Telkomsel Dukung Kelancaran Operasional Komunikasi Tim Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Baca juga: Melly Goeslaw Hapus Postingan soal dr Tirta: Lebih Baik Saya Fokus Berkarier

Meskipun demikian, Darwisman meminta perbankan agar tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit. 

"Apalagi saat ini tengah pandemi Covid-19. Diharapkan bank selektif sehingga bisa menjaga likuiditasnya," jelasnya. 

Di sisi lain, penyaluran kredit konsumtif relatif baik karena angka Non Performing Loan (NPL)  yang berada di angka 2,76 persen. Jauh di bawah ambang batas 5 persen.(ndo) 

Baca juga: Pandemi Covid-19, Kredit Perbankan di Sulut Tumbuh Tipis 0,54 Persen

Baca juga: Amien Rais: Pasti DPR Setuju Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri, Ngikut Keinginan Presiden Jokowi

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

 

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved