Breaking News:

Politik

Peringati HUT ke-48, PDI Perjuangan Fokuskan Perhatian Pada Pelestarian Lingkungan dan Politik Hijau

Memperingati HUT PDI Perjuangan yang ke-48, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus

Editor: Majer Lumantow
Tribunnews
Peringati HUT ke 48 PDI Perjuangan 

Menurut Deddy, politik hijau yang sekarang didorong PDI Perjuangan bukanlah hal baru dalam kesadaran di internal PDI Perjuangan.

Politik Hijau bagi PDI Perjuangan adalah kesadaran politik yang menyelaraskan keseimbangan alam dengan perkembangan peradaban manusia dan memiliki jejak yang panjang di dalam partai.

"Bung Karno sejak mudanya sangat peduli dengan alam, terutama pohon dan tanaman. Di semua kegiatan politiknya Bung Karno selalu menyempatkan menanam pohon, bahkan dalam kegiatan politik sebesar Konferensi Asia-Afrika dan dalam setiap kunjungan ke luar negeri," ungkap Deddy.

Kesadaran ini diteruskan oleh Ibu Megawati Soekarno yang selalu mengisi waktu luangnya untuk mengurus tanaman di berbagai tempat secara pribadi dan sebagai Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia.

Bukti dari kepedulian dan keteladanan Ibu Megawati terbukti dengan diberikannya nama Kebun Raya Megawati Soekarnoputri di kawasan bekas tambang di Sulawesi Utara menjadi Kebun Raya dan Megawati Soekarnoputri Garden di Jeju, Korea Selatan.

Dalam berbagai pidato politiknya, Ibu Megawati selalu menekankan pentingnya lingkungan hidup bagi kedaulatan pangan, keselamatan manusia dan peradaban.

Beliau tegas-tegas bersikap kritis terhadap kegiatan monokultur eksesif, perusakan hutan untuk perkebunan dan pertambangan skala besar yang berlebihan dan tidak dilakukan dengan hati-hati serta menghancurkan keseimbangan ekologis.

Kegiatan besar kedua dalam ulang tahun ke-48 PDI Perjuangan kali ini adalah terkait dengan kebudayaan, dalam bentuk “tumpengan bersama rakyat”.

Baca juga: Turbin Pesawat Sriwijaya SJ-182 Ditemukan, KNKT Fokuskan Pencarian Kotak Hitam

Jika biasanya tumpengan dilakukan secara internal, kali ini setiap DPC dan DPD PDI Perjuangan akan menyediakan masing-masing 48 tumpeng yang akan dinikmati bersama rakyat di daerah masing-masing.

Isi dari masing-masing tumpeng tersebut akan melambangkan keanekaragaman hayati dan nilai-nilai yang dipegang oleh banyak suku di Nusantara.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved