Breaking News:

Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air

Ibu Indah Pingsan Dengar Pesawat Jatuh, Menantu, Besan hingga Cucunya Penumpang Sriwijaya Air 182

Orangtua korban penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pingsan mendengar pesawat kecelakaan di perairan Kepulauan Seribu.

Editor: Frandi Piring
AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG
Indah dan suaminya Muhammad Rizky Wahyudi, penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 

Sebelum pesawat lepas landas, Indah sempat sempat mengirim foto sayap pesawat via pesan WhatsApp yang menggambarkan kondisi hujan deras dan ia minta didoakan.

"Doakan ya," kata Nabila membacakan pesan Indah.

Sebelumnya diberitakan, Sriwijaya Air SJ182 tujuan Jakarta-Pontianak lepas landas dari Bandara Soetta, Sabtu pukul 14.36 WIB.

Beberapa saat kemudian, tepatnya pada 14.40 WIB, pesawat dinyatakan hilang kontak. Pesawat disebut jatuh di perairan Kepulauan Seribu, dekat Pulau Laki dan Pulau Lancang.

Direktur Utama Sriwijaya Air Jeff Jauwena menyatakan pesawat SJ182 sempat tertunda keberangkatannya atau delay selama 30 menit akibat hujan deras.

"Delay akibat hujan deras, maka ada delay 30 menit saat boarding," kata Jeff dalam konferensi pers dari Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (9/1/2021).

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Suryanto Cahyono mengatakan pihaknya masih terus mengumpulkan berbagai informasi mengenai peristiwa jatuhnya pesawat SJ182 itu.

Sejauh ini, diketahui pesawat seri Boeing 737-500 itu berusia sekitar 26 tahun. Pesawat ini dibuat pada tahun 1994.

Pesan Selamat Tinggal Salah Satu Penumpang

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved