Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Tomohon

Door, Satu Warga Tergores Peluru saat Pembubaran Balap Liar, Kapolres Tomohon: Sementara Didalami

Kasus dugaan peluru nyasar yang mengenai warga menimpa warga asal Desa Lemoh Barat 2, Kecamatan Tombariri Timur, Kabupaten Minahasa

Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Hesly Marentek
Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Kasus dugaan peluru nyasar yang mengenai warga menimpa warga asal Desa Lemoh Barat 2, Kecamatan Tombariri Timur, Kabupaten Minahasa.

Dari informasi yang dirangkum, korban yang diketahui berinisial SK ini mendapat luka di bagian tangan akibat peluru yang ditembakan oknum polisi saat penggrebekan balap liar di Wilayah Hukum Polsek Tombariri pada 30 Desember 2020 lalu.

Kapolres Tomohon Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot saat dikonfirmasi Minggu (10/1/2021), mengakui memang benar bahwa pada tanggal 30 Desember 2020, telah dilakukan upaya penertiban oleh Polsek Tombariri terhadap para pelaku balap liar di jalan Trans Sulawesi yang cukup meresahkan dan membahayakan para pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Selanjutnya usai pembubaran dilakukan, petugas Polsek kembali melaksanakan tugas seperti biasa. 

Baca juga: Sosok Kopilot Sriwijaya Air Diego Mamahit di Mata Keluarga di Minut, Paman Ungkap Hal Ini

Baca juga: Cerita Keluarga Korban Sriwijaya Air Sebut Kalau Meninggal, Minta Dikuburkan di Kalimantan saja

Baca juga: Bobol Rumah Warga, Dua Pelaku Curanmor Ini Diamankan Polsek Langowan

"Seminggu kemudian, yaitu pada tanggal 7 Januari 2021, ada masyarakat yang menyampaikan bahwa ada salah satu warga yang terluka yang diduga terserempet peluru pada saat pembubaran balap liar tersebut," ungkapnya.

Selanjut Bambang menyebut dengan itikad baik, Pihak Polsek pun menemui warga dimaksud dan bermusyawarah secara kekeluargaan sekaligus memberikan bantuan untuk perobatan.

"Sebagai itikad baik, pihak Polsek pun menemui warga dimaksud dan bermusyawarah secara kekeluargaan sekaligus memberikan bantuan untuk perobatan," sebutnya.

Baca juga: Joune Ganda Janji Tak Ada Negosiasi dan Jual Beli Jabatan di Pemkab Minut

Baca juga: Terlibat Judi Togel, 3 Warga Kepulauan Talaud Diringkus Polisi

Meski begitu, masalah ini juga tengah berproses di Propam Polres Tomohon 

"Sedang didalami oleh Kasie Propam Polres. Segera saya sampaikan hasilnya nanti," tandas Bambang.

Sementara itu sebelumnya Kapolsek Tombariri Iptu Julio Jagratara Tampoi mengakui pada saat itu ada anggotanya yang bertugas di Pos Terpadu, lalu membubarkan anak-anak yang sedang balap liar.

Sehingga kemungkinan korban ada di sekitaran lokasi  tersebut.

"Bukan dia sudah mabuk, tapi itu sudah dalam tugas membubarkan balap liar," ungkap Julio.

Baca juga: Doa Saat Bepergian dengan Pesawat atau Kapal Laut: Sesungguhnya Tuhanku Benar-benar Maha Pengampun

Adapun dia menceritakan selama dari tanggal 30 belum ada laporan apa-apa terkait masalah tersebut.

Namun baru 2 hari yang lalu ada yang datang kepadanya dan melaporkan kejadian tersebut.

"Tapi kan korban terluka itu belum bisa dipastikan kalau memag benar karena peluru. Harus diperiksa dulu, cuma memang walaupun belum bisa dibuktikan hasil peluru nyasar dari anggota saya. Namun saya sudah sampaikan ke anggota saya tersebut untuk datangi korban," jelasnya.

"Tujuan datangi korban yaitu konfirmasi dan berikan bantuan ke korban. Setelah itu korban sudah tak keberatan," tandas Julio.

Baca juga: Marah karena Batal Naik Sriwijaya Air, Penumpang Ini Ucap Syukur: Ternyata Allah Punya Rencana Lain

Baca juga: Presiden Joko Widodo Telah Meminta  KNKT untuk Menyelidiki Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved