Kebakaran SPBU
Kebakaran SPBU di Pekanbaru, Sebuah Mobil dan Empat Unit Pompa Minyak Ludes, Diduga Frekuensi HP
Terjadi kebakaran di sebuah SPBU Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau pada kemarin Sabtu dinihari.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kebakaran di sebuah SPBU Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau pada kemarin Sabtu dinihari.
Kebakaran itu mengakibatkan sebuah mobil dan beberapa unit pompa minyak terbakar.
Juga, kebakaran tersebut menyebabkan seorang pengemudi mobil alami luka bakar.
Baca juga: TNI AD Bakal Bangun 30 Ribu Unit Rumah untuk Kesejahteraan Para Prajurit, Dilengkapi Teknologi
Baca juga: 3 Jenis Bantuan Sosial Yang Disalurkan Pemerintah Besok Senin 4 Januari 2021
Baca juga: 14 Kontestan Indonesian Idol 2021, Masuk Babak Spektakuler Show, Berikut Profil Mereka
Foto: Petugas Damkar Pekanbaru tengah berjibaku memadamkan api kebakaran SPBU di Jalan Ababil, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (2/1/2020), dini hari. (Dok. Damkar Pekanbaru via Kompas.com)
Kebakaran melanda stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau, pada Sabtu (2/1/2021) pukul 00.05 WIB.
Akibatnya, satu unit mobil Avanza dan empat unit pompa minyak di SPBU tersebut ludes terbakar.
Selain itu, pengemudi Avanza bernama Muhammad Deni alias Ujang mengalami luka bakar di bagian wajah.
Berikut ini fakta lengkapnya:
1. Kronologi
Berdasarkan keteragan sejumlah saksi, kebakaran terjadi saat karyawan SPBU, Mahmudin (28) dan Rusli (23) melakukan pengisian BBM jenis premium terhadap satu unit mobil Avanza bernomor polisi BM 1241 SX, milik Ujang.
Saat nozel dimasukkan ke lobang tangki, tiba-tiba keluar api.
Pegawai SPBU segera mengambil alat pemadaman api ringan (apar) untuk memadamkan api.
Namun, api terlanjur membesar dan membakar mobil.
Melihat kondisi itu, para pegawai SPBU menjauh dari lokasi dan meminta pertolongan petugas pemadam kebakaran.
2. Butuh waktu satu jam
Tak berselang lama, lima unit mobil pemadam segera tiba di lokasi.
Lebih kurang satu jam api berhasil di padamkan petugas.
"Api berhasil kita padamkan pukul 01.16 WIB," kata Kepala Seksi (Kasi) Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, Fahriansyah.
3. Diduga karena frekuensi ponsel
Foto: ilustrasi kebakaran (Istimewa)
Menurut polisi, kebakaran diduga karena frekuensi ponsel yang ada di dalam mobil milik Ujang.
"Kebakaran diduga akibat frekuensi handphone yang berbunyi di dalam mobil korban saat mengisi bensin.
Api langsung membakar mobil dan menyambar pompa minyak SPBU," ungkap Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan kepada Kompas.com, Sabtu (2/1/2020).
4. Luka bakar di wajah
Sementara itu, kebakaran juga membuat Ujang mengalami luka di bagian wajah.
Saat insiden, pengemudi asal Kabupaten Kampar itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Korban mengalami luka bakar di sebagian wajahnya," kata Polius.
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait insiden kebakaran SPBU tersebut.
Untuk sementara, tak ada laporan korban jiwa.
Namun, untuk kerugian material polisi masih belum bisa memastikan.
(Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor : Dony Aprian)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Fakta Kebakaran SPBU di Pekanbaru, Diduga HP Menyala Saat Isi Bensin hingga Avanza Ludes Terbakar"