Tahun Baru
Suasana Jalan Kota Manado saat Pergantian Tahun Baru 2021
Amatan tribunmanado.co.idm kondisi Jalan Pierre Tendean, Manado terpantau sepi. Kendaraan terlihat sepi.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - Suasana Jalanan Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara terpantau sepi saat pergantian tahun 2020 ke 2021.
Ruas jalan yang bertahun-tahun biasanya ramai perayaan tahun baru.
Tahun ini sepi karena pandemi virus corona.
Aparat kepolisian memang melarang warga berkerumun merayakan tahun baru untuk mencegah penyerbaran virus corona.
Amatan tribunmanado.co.idm kondisi Jalan Pierre Tendean, Manado terpantau sepi. Kendaraan terlihat jarang yang lewat.
Hal ini disebabkan karena pada Rabu (30/12/2020) Satlantas Polresta Manado mengumumkan adanya penutupan jalur lalu lintas di beberapa titik, salah satunya di Jalan Pierre Tendean.
Baca juga: 250 Ucapan Selamat Tahun Baru, Cocok Dibagikan ke Facebook, WhatsApp, Twitter, Instagram
Baca juga: UPDATE Virus Corona Sulut 01 Januari 2021, Bertambah 87 Orang Terinfeksi, Total Jadi 9.670 Kasus
Sebelumnya pada hari yang sama, telah dulakukan rekayasa penutupan di depan Hotel Four Point.
Namun pada Kamis (31/12/2020) tak ada penutupan seperti malam sebelumnya.
Pengendara bebas melewati Jalan Pierre Tendean, hanya saja terlihat lebih sepi.
Pihak kepolisian, Satpol PP, dan TNI terlihat berpatroli di sekitarnya.
Jalanan yang sepi ini justru dimanfaatkan oleh anak-anak yang tinggal di sekitar situ untuk bermain bola, bahkan ada yang bermain petasan.
"Biasa memang tidak pergi ke mana-mana, cuma main petasan di lorong sini. Tapi ya suasananya tetap beda, sepi sekali," ujar salah satu warga yang tinggal di sekitar lorong Jalan Pierre Tendean.
Suasana Jembatan Soekarno Juga Sepi
Beberapa titik di Kota Manado terlihat sepi tak seperti tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu yang biasa menjadi pusat keramaian ketika tahun baru adalah Jembatan Soekarno.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lokasi ini terlihat sepi pada Kamis (31/12/2020).
Ada beberapa orang yang berfoto dan nongkrong di pinggir jalan, namun langsung membubarkan diri ketika melihat polisi melewati Jembatan Soekarno.
Bahkan ada beberapa kendaraan yang dilarang lewat dan disuruh memutar balik melewati Tuminting.
Seorang warga yang sedang nongkrong, WIldan (25) mengaku merasakan perbedaan cukup besar pada perayaan tahun ini.
"Ya sekarang kan kita dilarang nongkrong begini sebenarnya untuk merayakan tahun baru karena ada Covid-19, tapi ya bosan juga karena di rumah terus," ujarnya.
Ia mengaku hanya ingin keluar rumah meski tak bisa merayakan tahun baru seperti sebelum-sebelumnya.
Kasatlantas Polresta Manado AKP Magdalena Anita Sitinjak sebelumnya telah mengimbau kepada masyarakat agar tetap berada di rumah selama tahun baru.
"Bagi masyarakat kami himbau untuk berada di rumah saja karena Covid-19 di Kota Manado meningkat," ujar Anita.
Hal yang sama juga diucapkan oleh Kapolda Sulut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak beberapa waktu lalu.
"Mari kita lewati malam pergantian tahun dengan tetap berada di rumah, memperingati dan berdoa bersama keluarga agar kita dilindungi Tuhan dan memasuki tahun 2021 yang penuh harapan," kata Panca.(
Virus Corona Sulut 01 Januari 2021, Bertambah 87 Orang Terinfeksi, Total Jadi 9.670 Kasus
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, dr Steavan Dandel mengatakan Sulawesi Utara ketambahan 87 kasus virus corona
Sehingga total kasus virus corna di Sulawesi Utara mencapai 9.670 orang pada 01 Januari 2021 pagi ini
"Hari ini Sulut ketambahan 87 kasus dan paling banyak dari Manado 27 orang, disusul Minahasa Utara 16 orang," pada Kamis (31/12/2020).
Penambahan ini menyebabkan total kasus Covid-19 di Sulut menjadi 9.670 orang.
Selain itu Sulut juga ketambahan 71 kasus sembuh yang mayoritas dari Minahasa Utara yaitu 25 orang.
"Jadi total kasus sembuh di Sulut sampai hari ini ada 7.130 orang," tambah Dandel.
Hari ini Sulut juga ketambahan satu kasus kematian akibat Covid-19 asal Minahasa Tenggara karena pneumonia.
Berbeda dari hari-hari sebelumnya, hari ini Sulut tidak ketambahan kasus kematian sehingga jumlahnya tetap 310 kasus.
Berikut rincian kasus Covid-19 yang bertambah hari ini:
1 Manado 27 Kasus
2 Bitung 4 Kasus
3 Tomohon 10 Kasus
4 Minahasa 6 Kasus
5 Minahasa Selatan 0 Kasus
6 Minahasa Tenggara 6 Kasus
7 Minahasa Utara 16 Kasus
8 Kotamobagu 11 Kasus
9 Bolmong 3 Kasus
10 Bolmong Selatan 0 Kasus
11 Bolmong Timur 2 Kasus
12 Bolmong Utara 0 Kasus
13 Kep. Sitaro 0 Kasus
14 Kep. Sangihe 0 Kasus
15 Kep. Talaud 0 Kasus
16 Luar Wilayah 2 Kasus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/suasana-jalan-pierre-tendean-3333.jpg)