Berita Bitung
Pukul 6 Sore, Polisi Larang Warga ke Pusat Kota Bitung, Ini 9 Jalan Ditutup Malam Pergantian Tahun
Guna mengantisipasi terjadi konsentrasi massa, di pusat perkotaan dan perbelanjaan Kota Bitung pada saat malam pergantian Tahun Kamis (31/12/2020).
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID,BITUNG – Guna mengantisipasi terjadi konsentrasi massa, di pusat perkotaan dan perbelanjaan Kota Bitung pada saat malam pergantian Tahun Kamis (31/12/2020).
Mulai pukul 18.00 wita atau jam 6 sore, petugas menutup akses masuk ke lokasi yang berada di Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa.
“Akses masuk ke pusat kota melalui 9 titik akan kami tutup,” kata AKP Awaludin Puhi Kasat Lantas Polres Bitung usai mengikuti Apel Gelar Pasukan dalam Rsngka Kesiapan Pengamanan Tahun Baru 2021 di Kota Bitung, Kamis (31/12).

Mantan Kasat Lantas Polres Kepulauan Sangihe yang sempat viral, dengan video Tik Tok nya menambahkan selain penutupan lokasi pusat kota pihaknya juga bakal melakukan rekayasa lalu lintas.
Kembali dia menyampaikan terkait dengan penutupan pusat perkotaan di Bitung, semata-mata untuk menghindari orang berkumpul karena lokasi kerap datangi warga untuk melewati malam pergantian tahun.
Ini bagian dari mencegah dan memutus mata rantai pandemi covid 19, dimana Bitung berada di zona orange atau resiko sedang penularan covid 19.
Pusat kota selama ini adalah titik rawan dan ramai terjadinya kerumunan masyarakat.
“Kami tidak akan beri izin kendaraan yang hendak masuk atau melalui pusat kota, kecuali masyarakat yang memang tinggal di seputaran pusat perkotaan,” kata dia.

Adapun ke 9 titik akses menuju pusat perkotaan Bitung, yang akan ditutup petugas mulai dari bundaran menara depan bank BRI Cabang Bitung.
Gang atau lorong kayu, gang cafe polen, gang bekas lorong Popaya, gang pasar cita, depan polsek Kawasan pelabuhan Samudera Bitung, jalan depan gereja GMIM Efrata 1 yang bagian atapnya bertuliskan Rumah Doa dan persimpangan Pardo Keluragan Bitung Tengah serta gang di samping Toko Samudera MM.
Penutupan akses masuk ke pusat perkotaan Bitung, melibatkan 32 personil Polres Bitung dalam hal ini sat lantas, dibantu 20 personil Polair dan 20 personil TNI.
“Selain bertugas menjaga agar tidak ada yang masuk, personil gabungan juga akan melakukan tugas membubarkan masyarakat yang kedapatan berkumpul-kumpul,” tandasnya.

Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo menambahkan, pengamanan yang dilakukan personil gabungan tak hanya berfokus pada keamanan semata.
Melainkan melakukan cara, daya dan upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid 19 di Kota Bitung.
Kapolres Bitung warga harus tau dan sadari, bahwa saat ini penyebaran virus corona sudah luar biasa dan memprihatinkan.
“Nah apa yang kami lakukan dengan menutup pusat perkotaan, merupakam bagian atau upaya menyelamatkan masyarakat dari Covid 19. Keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi dan paling utama, kewajiban kami personil yang menghadirkan itu,” kata Prabowo yang bakal menduduki jabatan bara sebagai Wikil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara.(crz)