Rabu, 27 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita nasional

Ternyata yang Datang ke Markas FPI, Sekretaris Kedua di Kedutaan Jerman, Dia Terdaftar Diplomat

Warga Jerman yang datang ke markas Front Pembela Islam beberapa waktu lalu terdaftar sebagai diplomat.

Tayang:
Editor:
Istimewa/FPI
Foto saat Staf diplomatik Kedubes Jerman mendatangi markas FPI. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga Jerman yang datang ke markas Front Pembela Islam beberapa waktu lalu terdaftar sebagai diplomat.

Menurut Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, warga negara Jerman yang mengunjungi markas Front Pembela Islam beberapa waktu lalu terdaftar sebagai diplomat di kedutaan Jerman untuk Indonesia.

Posisinya adalah "Second Secretary" atau Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia.

"Yang bersangkutan terdaftar sebagai diplomat dengann gelar Sekretaris Kedua (Second Secretary). Dengan sendirinya yang bersangkutan menikmati privileges sebagai diplomat sesuai Konvensi Wina," kata Faizasyah saat dihubungi, Selasa (29/12/2020).

Namun, sebagaimana telah disampaikan Kedutaan Jerman beberapa waktu lalu, kedatangan stafnya ke markas FPI itu merupakan inisiatif pribadi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah (Foto istimewa)

Tindakan tersebut tidak mewakili Kedutaan Jerman.

"Hal itu yang disampaikan pihak Jerman saat dipanggil ke Kemlu dan dimintakan klarifikasi 20 Desember," ucap Faiza.

Sementara itu, saat ditanya identitas nama staf Kedutaan Jerman itu, Faiza mengaku tidak tahu.

Ia juga enggan berkomentar soal informasi yang disampaikan anggota Komisi I DPR M Farhan yang menyebut WN Jerman itu bernama Suzanne Hall dan merupakan seorang pegawai badan intelijen Jerman.

Warga Jerman  datangi Markas FPI di Petamburan.
Warga Jerman datangi Markas FPI di Petamburan. (Istimewa)

"Saya tidak tahu sumber informasi Pak Farhan, jadi bukan pada tempatnya saya menilai apa yang disampaikan tersebut," kata dia.

Farhan, pada Minggu (27/12/2020), mengatakan, WN Jerman yang datang ke Petamburan, Jakarta Pusat itu, bernama Suzane Hall dari BND atau 'Bundesnachrichtendienst' atau badan intelijen Jerman.

Ia menyebut, informasi itu diperoleh berdasarkan hasil penyelidikan Komisi I DPR.

“Ternyata ketika dilakukan penyelidikan ke beberapa sumber kita di Berlin langsung, si Suzanne Hall ini bukan pula pegawai pemerintah yang tercatat di Kementerian Luar Negeri Jerman, dia tercatat sebagai pegawai di B.N.D atau Badan Intelijen Jerman,” kata Farhan dalam diskusi Teka-teki Telik Sandi di Markas FPI.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved