Breaking News:

Penanganan Covid

Jelang Natal Pekuburan Kakenturan Dipadati, Pandemi Tak Surutkan Niat Warga Berziarah

Di Pekuburan Kakenturan, di Kecamatan Maesa, Kota Bitung, nampak warga berbondong-bondong memadati area kubur, untuk melakukan ziarah.

Penulis: | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Don Ray Papuling
Ziarah makam yang dilakukan warga setiap tanggal 24 Desember di Pekuburan Kakenturan Kota Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Meski perayaan natal dan tahun baru kali ini dilaksanakan secara berbeda akibat pandemi Covid-19, namun tak menyurutkan niat masyarakat untuk melakukan tradisi ziarah makam yang dilakukan setiap tanggal 24 Desember

Terpantau Kamis (24/12/2020), di Pekuburan Kakenturan, di Kecamatan Maesa, Kota Bitung, nampak warga berbondong-bondong memadati area kubur, untuk melakukan ziarah.

Berbagai kelengkapan pun dibawah sebagai instrumen pelengkap, mulai dari lilin, lampu botol hingga makanan untuk dikonsumsi layaknya piknik di kubur keluarga mereka.

Nampak para warga yang berziarah begitu gembira, mulai dari mengenang masa-masa lalu hingga bercanda.

Tradisi pasang lilin tersebut juga tak hanya dilakukan oleh orang kristen namun hingga kaum Muslim.

Salah satu warga Parigidolong, Rio Rehatalanit (31) mengatakan malam pasang lilin, adalah tradisi yang terus dilakukan keluarganya, sejak lama, untuk mengenang saudara-saudara mereka, yang telah berpulang, baik opa, om maupun kerabat lainnya.

"Memang momentum ini tak dapat dipisahkan dari tradisi natal, namun tak sedikit juga umat muslim yang mengikuti tradisi ini," ujarnya

Sementara Rizky Talumesang (20) warga Nabati mengaku sangat antusias melakukan tradisi ziarah ini. 

"Sebab ditengah aktivitas saya sebagai mahasiswa, jelas saya tidak memiliki waktu banyak untuk melakukan ziarah makam, dan hanya momen ini saya dapat meluangkan waktu menjenguk opa saya," tandasnya.

Sementara Suryanto Abdul (40) warga Kakenturan mengaku dirinya juga rutin melakukan tradisi pasang lilin setiap tanggal 24.

"Meski saya muslim, namun ini sudah menjadi kebiasaan kami sebab saat seperti ini pekuburan jadi ramai dan tentu sangat menyenangkan mengambil bagian dari tradisi ini," ujarnya.

Lagi pula lanjutnya, ziarah makam ini kan tidak dibatasi hanya untuk kaum nasrani, sehingga kami juga bisa turut melakukannya. (drp).

Baca juga: Bupati Boltim Sehan Landjar Evaluasi Kinerja dan Penyerapan Anggaran SKPD Tahun 2020

Baca juga: Melihat Masyarakat Manado Berziarah ke Pekuburan Borgo pada Malam Natal 2020

Baca juga: Termasuk Fokus Pada Hal yang Disukai, Berikut 6 Cara Rayakan Natal Meski hanya Seorang Diri

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved