Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Begini Tanggapan Pengamat - Politisi tentang Reshuffle Kabinet Jokowi, Fadli Zon: Selamat Bekerja

Sejumlah pengamat politik hingga politisi menyoroti reshuffle kabinet yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Editor: Ventrico Nonutu
Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo memperkenalkan enam anggota baru Kabinet Indonesia Maju, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/12/2020). 

"Selamat bekerja pd semua menteri baru yg td diumumkan Presiden @jokowi. Smg amanah, terjadi perbaikan n kemajuan di kementrian2 ini. Gentle reminder, tak ada visi misi menteri, yg ada visi misi Presiden," tulis Fadli di akun Twitternya, @fadlizon, Selasa. 

3. Andi Arief

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, juga berkomentar atas reshuffle kabinet. 

Kali ini, Andi Arief menyinggung sosok dr Terawan yang dicopot dari posisi Menteri Kesehatan. 

Andi menyebut dr Terawan sebagai sosok yang jujur.

"Dokter jujur Pak Terawan, terima kasih atas pengabdiannya sebagai menteri. Bisa dimana saja bapak mengabdi dan berbuat baik buat sesama," tulis Andi Arief di akun Twitternya, @andiarief_, Selasa. 

4. Fahri Hamzah

Melalui akun Twitternya, politikus Partai Gelora, Fahri Hamzah, juga berkomentar soal reshuffle kabinet. 

Mantan Wakil Ketua DPR ini tidak menyebut secara gambang soal reshuffle. 

Tapi ia menyinggung soal nama-nama yang dipilih.

"Kisah di balik nama2 yg terpilih...tertukar...gigit tali..dll...Wajah dengan air mata bahagia Wajah dengan air mata bahagia dinyanyikan dengan lagu india...yg suara tinggi Silahkan ditiru...." tulisnya.

5. Ekonom

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira, mempertanyakan ditunjuknya Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan. 

Bhima mempertanyakan pengangkatan Budi Gunadi sebagai Menkes karena Budi tak memiliki pengalaman di bidang kesehatan. 

"Karena orang yang profesional di bidang ekonomi justru ditempatkan di pos kesehatan," ujarnya, Selasa (22/12/2020), dikutip dari Kompas.com.

"Apa tidak ada orang yang lebih kompeten, lebih menguasai bidang kesehatan masyarakat dari jajaran birokrat karier atau akademisi, sehingga kebijakan-kebijakannya pun bisa lebih terukur berbasis data," imbuhnya. 

Sementara itu, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Pieter Abdullah, meyakini Budi akan menghadapi tantangan yang jauh lebih besar dibanding lima menteri baru lainnya, dengan minimnya pengalaman di bidang kesehatan.

Namun, Pieter tidak langsung menilai negatif pemilihan mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) hingga PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum itu sebagai menteri kesehatan.

"Yang dibutuhkan memang seorang menteri. Bukan dokter. Kita pernah memilih dokter yang sangat bagus untuk menjadi menteri dan ternyata gagal. Karena beliau bukan seorang manager," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Lakukan Reshuffe Kabinet, Fadli Zon, Fahri Hamzah, hingga Pengamat Politik Beri Tanggapan

https://www.tribunnews.com/nasional/2020/12/23/jokowi-lakukan-reshuffe-kabinet-ini-tanggapan-pengamat-politik-fadli-zon-hingga-fahri-hamzah?page=all

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved