Breaking News:

Natal

Sejarah Pohon Natal, Bermula di Jerman pada Abad Pertengahan dan Dipopulerkan Ratu Inggris

Susunan kado di bawah pohon Natal membuat pohon Natal semakin meriah. Lantas, mengapa pohon Natal erat kaitannya dengan Hari Raya Natal?

Editor: Finneke Wolajan
MCR Bahamas Group
pohon natal 

Adapun, pohon yang dikirim melalui jalur laut dipajang di Trafalgar Square dan didekorasi dengan gaya khas Norwegia, yakni untaian lampu dipasang menjuntai ke bawah dan tidak saling menyilang.

Tiba di Amerika lebih dulu

Meski tradisi pohon Natal dipopulerkan oleh Ratu Victoria di Inggris pada pertengahan abad ke-19, namun tradisi tersebut tiba lebih dulu di Amerika Utara pada abad ke-17 melalui para pemukim Jerman.

Ilustrasi Pohon Natal
Ilustrasi Pohon Natal (independent.co.uk via Tribun Batam)

Kendati demikian, kepopuleran tersebut baru mencapai puncaknya pada abad ke-19.

Selain Amerika dan Inggris, tradisi pohon Natal juga populer di Austria, Swiss, Polandia, dan Belanda.

Di China dan Jepang, pohon Natal diperkenalkan oleh para misionaris Barat pada abad ke-19 dan abad ke-20.

Dekorasinya pun menggunakan desain kertas yang rumit.

Kendati pohon Natal modern bermula dari Jerman, penggunaan pohon cemara, karangan bunga (wreath) dan rangkaian bunga (garland) yang melambangkan kehidupan kekal merupakan kebiasaan orang Mesir kuno, China, dan Ibrani dulu kala.

(Tribunnewsmaker.com/*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sejarah Pohon Natal, Bermula di Jerman pada Abad Pertengahan

Dan di Tribunnews.com, Sejarah Tradisi Pohon Natal, Disebut Bermula dari Jerman & Dipopulerkan Ratu Inggris

Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved