Breaking News:

Rapid Test Antigen

Ini Harga Tertinggi Rapid Test Antigen Swab di Jawa dan di Luar Jawa

Pemerintah memperbarui aturan perjalanan selama pandemi virus corona atau Covid-19.

(Dok HUMAS PT KAI DAOP 2 BANDUNG)
FOTO - Seorang calon penumpang kereta api jarak jauh tengah mengikuti rapid test antigen di Stasiun Kiaracondong Bandung, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah memperbarui aturan perjalanan selama pandemi virus corona atau Covid-19.

Awalnya hanya dengan rapid test antibodi, tetapi sekarang menjadi rapid test antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR).

Perubahan aturan tersebut efektif diberlakukan dari Jumat, 18 Desember 2020.

Baca juga: Presiden Jokowi Yakin Vaksinasi dapat Percepat Pemulihan Ekonomi dan Tingkatkan Investasi

Baca juga: Berdoa Setelah Sholat Tahajud, Ini Bacaan Doa Lengkap Latin dan Terjemahannya Bahasa Indonesia

Baca juga: Doa Anak untuk Ibu, Lengkap Bacaan Arab, Latin dan Artinya

Calon penumpang melakukan rapid test antibodi di Stasiun Senen Jakarta, Sabtu (19/12/2020). Kereta Api Indonesia (KAI) belum menerapkan syarat rapid test antigen pada libur Natal dan tahun baru tetapi masih mensyaratkan rapid test antibodi untuk perjalanan kereta jarak jauh.
Calon penumpang melakukan rapid test antibodi di Stasiun Senen Jakarta, Sabtu (19/12/2020). Kereta Api Indonesia (KAI) belum menerapkan syarat rapid test antigen pada libur Natal dan tahun baru tetapi masih mensyaratkan rapid test antibodi untuk perjalanan kereta jarak jauh. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Perubahan yang efektif diberlakukan mulai 18 Desember 2020 ini akhirnya mendorong sejumlah pemerintah daerah mulai mewajibkan siapapun yang hendak memasuki wilayah mereka untuk melampirkan dokumen rapid test antigen.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru di masa pandemi ini, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akhirnya menetapkan batas harga tertinggi untuk Rapid Test Antigen Swab.

Batas harga tertinggi rapid test antigen adalah sebesar Rp 250 ribu untuk wilayah Pulau Jawa dan Rp 275 ribu untuk luar Pulau Jawa.

Pemberlakuan batas harga tertinggi ini merupakan respons pemerintah terkait keluhan masyarakat yang menilai adanya perbedaan harga rapid test antigen swab pada tiap rumah sakit.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya mengatakan bahwa penetapan tarif tertinggi ini telah disepakati oleh Kemenkes dan BPKP.

Penetapan ini berdasar pada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan dalam menentukan harga tertinggi, mulai dari pelayanan jasa, bahan hingga biaya administrasi.

"Swab antigen dipercaya memiliki hasil yang lebih akurat daripada rapid test antibodi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved