Breaking News:

Terkini Nasional

XL Axiata Gelar Digirally Statcation 2020, Buktikan Kualitas Jaringan Data Hasil Fiberisasi

Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit, mengatakan, hingga saat ini fiberisasi jaringan data terus diperluas. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rhendi Umar
Istimewa/XL Axiata
Penggiat media sosial mengikuti ajang Digirally Staycation untuk membuktikan kualitas jaringan data XL Axiata setelah dilakukan fiberisasi, terutama dari sisi kecepatan dan stabilitas. Di Surabaya, hadir Will Sandi @willsandi dan Cia Hartono @cia.hartono. Ajang yang sama juga dilaksanakan bersamaan di Medan, Bandung, dan Makassar pada 19-20 Desember 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Fiberisasi yang telah dilakukan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) untuk meningkatkan kapasitas jaringan data telah berhasil meningkatkan kualitas akses data di berbagai kota/kabupaten.

Untuk kembali membuktikan hasil dari fiberisasi jaringan data tersebut, XL Axiata menggelar acara berlabel “Digirally Staycation 2020” yang dilaksanakan secara serentak pada 19-20 Desember 2020 di sejumlah kota besar, yaitu Medan, Bandung, Surabaya, dan Makassar.

Para penggiat media sosial atau yang biasa disebut sebagai key opinion leader (KOL) yang memiliki banyak follower kota-kota tersebut diundang secara khusus untuk membuktikan kualitas jaringan data XL Axiata hasil fiberisasi, baik dalam hal kecepatan akses maupun stabilitasnya.  

Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit, mengatakan, hingga saat ini fiberisasi jaringan data terus diperluas. 

Sampai saat ini, fiberisasi site telah mencapai sekitar 68 persen dari total BTS milik XL Axiata, atau mencapai lebih dari 236 kota/kabupaten.

Melalui Digirally Staycation 2020, XL ingin menunjukkan hasil kerja keras upaya peningkatan kualitas jaringan tersebut, yang dikemas dan disesuaikan sedemikian rupa dengan tren gaya hidup digital yang saat ini banyak diminati masyarakat luas, terutama kaum milenial.

"Pada acara ini para KOL akan bisa mencoba akses ke berbagai jenis layanan data, termasuk yang membutuhkan kapasitas besar seperti video streaming,” katanya, Senin (21/12/2020).

Bambang menambahkan, para peserta mendapatkan tantangan berupa pertanyaan dan mereka akan menjawab pertanyaan-pertanyaan melalui video streaming di aplikasi Youtube.

Selain itu ada juga games yang memanfaatkan platform media sosial lainnya seperti Spotify, Instagram, dan Netflix.

Jenis tantangannya meliputi aktivitas digital untuk menguji kualitas jaringan setelah dilakukan fiberisasi. Semua jenis tantangan mengharuskan para KOL untuk mengakses layanan data dengan kapasitas besar seperti streaming, mengunduh, mengunggah, dan memainkan games.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved