Mobil Ditabrak Kereta Api
2 Polisi dan 1 Anggota TNI Tewas Terlindas Kereta, Jasad Pelda Eka Ditemukan, Mobil Patroli Ringsek
Pelda Eka Budi (50) anggota TNI, warga Dukuh/Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Aipda Samsul Hadi (57), anggota Polsek Kalijambe
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua polisi dan satu anggota TNI tewas tertabrak kereta api Brantas jurusan Pasarsenen- Blitar.
Korbannya yakni Pelda Eka Budi (50) anggota TNI, warga Dukuh/Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Aipda Samsul Hadi (57), anggota Polsek Kalijambe, asal Kecamatan Gemolong dan Bripka Slamet Mulyono (45), pekerjaan Polisi, asal Kota Solo.
Dua polisi terjepit gerbong sedangkan anggota TNI terlempar ke sungai.
Peristiwa ini terjadi saat para korban mengendarai mobil patroli pada Minggu (14/12/2020) malam.
Jasad Pelda Eka Budi yang terjatuh ke sungai baru ditemukan tim SAR padaS enin siang.
Joko Cahyono, saksi menuturkan, sekira pukul 22.45 WIB ia mendengar suara benturan yang keras sekitar pukul 22.45 WIB.
Baca juga: Belanda Terapkan Lockdown Hingga Pertengahan Januari 2021
"Saya langsung ke luar rumah setelah mendengar suara itu," katanya saat ditemui TribunSolo.com, Senin (14/12/2020).
Rumah Joko yang tidak jauh dari jembatan yang mana mobil terseret kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian.
"Pas saya lihat posisi dua orang polisi duduk di depan dan posisinya terjepit," jelasnya.
Ia menyebut, posisi mobil patroli terjepit di bagian gerbong nomor dua dari belakang.
"Jadi posisinya lokomotif, gerbong, gerbong, lalu mobil polisi yang terjepit," paparnya.
Dia hanya melihat ada dua orang dalam mobil tersebut.
"Untuk anggota TNI sudah tidak ada di dalam mobil pas saya cek," katanya.
Diduga anggota TNI Koramil Kalijambe terlempar ke sungai cemoro.
"Sampai siang ini masih dalam pencarian," katanya.
Baca juga: Kejadian Kebakaran Tadi Malam, 6 Orang Tewas, Berikut Nama-nama Korban