Pilkada 2020

Kiprah 7 Figur di Sulut, Petarung Pilkada Akhirnya Rasakan Kekalahan Pertama

Sejumlah figur menyemat status 'Petarung Pilkada' yang biasa merasakan euforia kemenangan, akhirnya merasakan juga pahit kekalahan.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
KOLASE TRIBUNMANADO/ISTIMEWA
Vonnie Panambunan, Sehan Landjar dan Tetty Paruntu 

VAP pertama kali bertarung di Pilkada Minahasa Utara 2005, VAP menggandeng Sompie Singal, seorang birokrat Pemkot Bitung. Sosok yang sama bakal menjadi lawannya di kemudian hari.

VAP seorang sosok pengusaha wanita langsung populer di Minut bahkan berhasil memenangi Pilkada.

Namun, tak sampai satu periode VAP memerintah, ia keburu dicokok KPK perihal kasus pembangunan bandara dj Kalimantan.

Rezim dilanjutkan wakilnya Sompie Singal.

Terbelit masalah hukum, VAP absen di Pilkada Minut 2010. Rezim terus dilanjutnya Sompie Singal yang berhasil memenangkan Pilkada.

VAP kembali bertarung di Pilkada Minut 2015, ia menghadapi wakilnya dulu, Sompie Singal yang berstatus petahana.

VAP berpasangan dengan Joppie Lengkong berhasil menumbangkan Sompie Singal mengandeng Peggy Mekel.

VAP berhasil dua kali memenangi Pilkada.

Di usahanya yang ketiga untuk memenangi Pilgub 2020 harus berakhir kekalahan, setelah dalam hitung cepat Pilgub, pasangan petahana Olly - Steven yang unggul.

Meski hasil hitung cepat menunjukkan lawannya unggul, VAP mengatakan kepada seluruh pendukung untuk sebaiknya menunggu hasil perhitungan hingga selesai.

"Karena saat ini KPU masih terus melakukang penghitungan sehingga hasilnya belum final," jelasnya.

VAP bangga telah berjuang untuk masyarakat, sebab perjuangan ia dan HR merupakan wujud dari pelayanan.

"Karena kamu maju mencalonkan diri demi masyarakat Sulawesi Utara yang lebih baik," tandasnya.

Petarung Pilkada berikutnya yakni Sehan Salim Landjar.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved