Terorisme
10 Anggota Tentara Tewas Ditembak Teroris Jaringan ISIS, Bentrok Sampai Kewalahan, 7 Elemen Terbunuh
Bentrok baku tembak, 10 tentara tewas dan satu ditangkap oleh para teroris.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dikabarkan 10 anggota tentara Militer Nigeria tewas dalam aksi bentrok dengan kelompok teroris.
Aksi pasukan militer saling baku tembak dengan kelompok teroris yang terkait dengan ISIS di Negara Bagian Borno, Nigeria, pada Senin (7/12/2020).
Menurut dua orang sumber dari pasukan keamanan Nigeria, akibat bentrokan tersebut sebanyak 10 tentara Nigeria tewas
dan satu tentara menjadi tawanan sebagaimana dilansir dari AFP.
Bentrokan meletus pasukan Nigeria menyerbu kamp milik kelompok Negara Islam Provinsi Afrika Barat ( ISWAP) di Desa Alagarno, Distrik Damboa, Borno, Nigeria.
"Kami kehilangan 10 tentara dalam pertempuran itu dan satu ditangkap oleh para teroris," kata seorang sumber kepada AFP, Selasa (8/12/2020).
Sumber itu menambahkan sandera tersebut ditangkap saat melarikan diri ke tempat aman setelah pasukannya kalah dalam baku tembak.
"Itu adalah pertempuran sengit dan korban juga jatuh dari para teroris. Tetapi mereka dapat membuat tentara kewalahan," kata sumber kedua yang mengonfirmasi jumlah korban.
Dia menambahkan, selain menewaskan 10 tentara, para teroris menyita empat kendaraan termasuk truk dan kendaraan lapis baja.
Kedua sumber tersebut meminta untuk tidak diungkapkan identitasnya.
Alagarno terletak sekitar 150 kilometer dari Ibu Kota Negara Bagian Borno, Maiduguri. Wilayah tersebut merupakan basis dari kubu ISWAP.
ISWAP memisahkan diri dari kelompok teroris Boko Haram pada 2016 kemudian naik menjadi kekuatan yang dominan.
ISWAP semakin sering menyerang warga sipil, membunuh dan menculik orang-orang di jalan raya,
serta menyerang desa-desa untuk mendapatkan pasokan makanan.
Pada Selasa, ISWAP mengatakan bahwa anggotanya membunuh tujuh tentara Nigeria saat menangkis serangan di Hutan Alagarno.
"Bentrokan terjadi dengan berbagai senjata, yang menyebabkan terbunuhnya tujuh elemen dan mengambil tahanan kedelapan,"
kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan, menurut SITE Intelligence,
yang memantau kegiatan terorisme di seluruh dunia.
Pernyataan itu menambahkan bahwa anggota kelompok itu juga menyita sejumlah senjata dan kendaraan.
Selain itu, ISWAP mengeklaim bahwa pihaknya membunuh empat tentara Nigeria pada hari yang sama
dalam serangan terpisah di dekat Gamboru, dekat perbatasan dengan Kamerun.
Namun, AFP tidak dapat memverifikasi klaim tersebut secara independen.
Setidaknya 36.000 orang telah tewas dan sekitar 2 juta orang mengungsi dari rumah mereka sejak konflik pecah 11 tahun lalu.
Kekerasan telah menyebar ke negara tetangga Nigeria seperti Chad, Niger, dan Kamerun.
Kondisi tersebut memicu terbentuknya koalisi militer regional untuk memerangi kelompok milisi.
(Kompas.com)