Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Dikawal BPOM, Begini Alur Penanganan Vaksin Covid-19

"BPOM melakukan sampel dan BPOM akan melakukan pengujian yang disebut road release adalah untuk menguji dari mutu tersebut," katanya.

Tribunnews.com
Dalam gambar yang diambil pada 29 April 2020, seorang ilmuwan menunjukkan vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 yang diuji di Laboratorium Kontrol Kualitas di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Vaksin Covid-19 kini sedang ditangani pemerintah.

Diketahui, vaksin Sinovac tiba di Indonesia pada Minggu malam, (8/12/2020).

Kepala BPOM Penny Lukito menjelaskan, BPOM kini sedang mengawal vaksin tersebut mulai dari produksi hingga vaksinasi.

Pada tahap produksi BPOM meninjau langsung pembuatan vaksin Sinovav di China.

Setelah jadi dan sampai di Indonesia, BPOM melakukan pemeriksaan teknis.

"Pemeriksaan teknis sesuai dengan masukan yang sudah diberikan melalui jalur khusus yaitu spesial akses karena dalam kondisi untuk darurat seperti ini," kata dia, Selasa, (8/12/2020),

Selain itu BPOM juga mengawal penyimpanan vaksin sesuai prosedur, yakni antara 2 derajat sampai 8 derajat celcius. BPOM lalu melakukan pengujian pada vaksin yang kini disimpan di Biofarma tersebut.

"BPOM melakukan sampel dan BPOM akan melakukan pengujian yang disebut road release adalah untuk menguji dari mutu tersebut," katanya.

Dalam melakukan pengujian baik itu khasiat atau keamanan BPOM merujuk pada prosedur ilmiah yang ditetapkan WHO dan sejumlah lembaga di dunia lainnya.

BPOM kata Penny tidak menyusun persyaratan sendiri.

"Tentunya juga badan pun tidak melakukan sendiri akan melakukan bersama dengan komite nasional penilai obat dan para pakar di bidang vaksin antara lain yaitu Indonesia technical of immunization," katanya.

Penny memastikan bahwa proses penilaian vaksin akan dilakukan secara transparan sebelum kemudian dikeluarkan izin penggunaan darurat.

Setelah izin keluar dan diberikan kepada masyarkat BPOM akan melakukan pemantauaan dan pengawasan.

Apabila ditemukan efek samping setelah vaksinasi, BPOM akan mengambik keputusan.

"Apabila ada hasil-hasil side efek kalo ada. Itu akan dilakukan pengambilan keputusan kembali merasakan itu berikan resiko yang besar. Jadi aspek keamanan dan khasiat akan terus dikawal oleh badan pengawas obat dan makanan," pungkasnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BPOM Kawal Penanganan Vaksin Covid-19, Begini Alurnya
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Anita K Wardhani

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved