Breaking News:

Terkini Nasional

Firli Bahuri Ringkus 2 Menteri Jokowi, Pernah Ditolak 500 Pegawai KPK hingga Disebut Hambat Kasus

Mereka terjerat korupsi menerima suap izin ekspor benih lobster dan dugaan suap bantuan sosial virus corona.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
Tribunnews.com
Ketua KPK, Firli Bahuri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi sudah meringkus dua Menteri era Kepimpinanan Jokowi-Ma'ruf.

Dua menteri tersebut yaitu Edhy Prabowo dan Juliari Batubara.

Mereka terjerat korupsi menerima suap izin ekspor benih lobster dan dugaan suap bantuan sosial virus corona.

Keberhasilan memberantas korupsi di tubuh jajaran menteri ini, tak lepas dari peran Ketua KPK Firli Bahuri.

Firli Bahuri nampaknya 'mengincar' para Menteri yang mulai coba-coba melakukan korupsi.

Firli Bahuri
Firli Bahuri (Tribunnews.com)

Sosok Firli Bahuri sempat diragukan kepimpinannya untuk memimpin korps Anti Rasuah.

Sebelumnya, sebanyak 500 pegawai KPK menandatangani penolakan terhadap Irjen Firli untuk menjadi pimpinan KPK periode 2019-2023.

Mengutip pemberitaan Kompas.com (28/8/2019), hal tersebut diungkapkan oleh pegiat antikorupsi Saor Siagian.

Menurut Saor saat itu, penolakan kepada Irjen Firli seharusnya menjadi pengingat kepada Panitia Seleksi Capim KPK dalam menjaring sepuluh nama capim KPK yang nantinya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya bayangkan saya bisa suarakan ini bukan hanya 200 tetapi 500, barangkali ini pesan kepada Pansel apakah dia akan memilih orang yang akan ditolak, ya terserah, tetapi itulah peran-peran yang bisa kita lakukan sebagai publik," kata Saor, Rabu (28/8/2019).

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved