Breaking News:

Sejarah

Sosok Jenderal Abdul Haris Nasution, Konseptor Dwifungsi ABRI, Penulis Buku Pokok-Pokok Gerilya

Abdul Haris Nasution adalah salah satu dari tiga tokoh militer Indonesia yang menyandang pangkat Jenderal Besar, duanya lagi Soeharto dan Soedirman. 

Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Jenderal TNI AH Nasution, penggagas doktrin Dwifungsi ABRI, penulis buku Pokok-pokok Gerilya. 

Nasution pun masuk di Akademi Milier Belanda dan mengikuti Corps Opleiding Reserve Officieren (CORO) KNIL atau Korps Pendidikan Perwira Cadangan di Bandung, pada 1940-1942.

Setelah menyelesaikan pendidikan militer, Abdul Haris Nasution diangkat sebagai vaandrig (pembantu letnan calon perwira).

Ia ditempatkan di Batalyon 3 Surabaya yang berkedudukan di Kebalen.

Pelabuhan ini mendapat tugas untuk mempertahankan pelabuhan Tanjung Perak ketika perang dunia II terjadi.

Saat Jepang menduduki Indonesia, Abdul Haris Nasution kembali ke Bandung.

Selama masa ini ia menjadi pegawai kotapraja di Bandung.

Selain itu, ia juga menjadi pemimpin Seinendan hingga Jepang menyerah kepada Sekutu.

Masa mempertahankan kemerdekaan 1945-1949

AH Nasution dan Soekarno.
AH Nasution dan Soekarno. ()

Setelah kemerdekaan diproklamirkan oleh Soekarno, Nasution bergabung ke dalam Badan Keamanan Rakyat (sekarang TNI)

Pada 5 Oktober 1945, Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dibentuk.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved