Breaking News:

Pilwako Tomohon

Debat Publik Pilwako Tomohon, Paslon RoSe Lontarkan Kata ‘Pandang Enteng’

Dalam debat publik, paslon RoSe bertanya kepada paslon JGE-VB dan CS-WL tentang undangan KPU yang tidak mereka hadiri.

TRIBUNMANADO/HESLY MARENTEK
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Robert Pelealu-Fransiskus Sello Soekirno (RoSe), memberi keterangan kepada wartawan seusai debat publik ketiga yang digelar KPU Tomohon di Aula Bukit Inspirasi, Rabu (2/12/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon nomor urut 3, Robert Pelealu-Fransiskus Sello Soekirno (RoSe) menyinggung pasangan calon nomor urut 1, Jilly Gabriella Eman-Virgie Baker, soal kedisiplinan dan keteladanan.

Tiga pasangan calon tampil dalam debat publik ketiga atau terakhir yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon di Aula Bukit Inspirasi (ABI), Rabu (02/12/2020).

Selain pasangan RoSe dan JGE-VB, juga tampil pasangan calon nomor urut 2, Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL).

Pada segmen ketiga, paslon RoSe diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada dua paslon, yakni JGE-VB dan CS-WL.

Robert bertanya terkait sering mangkirnya dua pasangan calon tersebut terhadap undangan KPU.

Selain itu, paslon tersebut juga bertanya soal penetapan pejabat di PD Pasar dan PDAM.

Atas pertanyaan RoSe, pasangan JGE-VB hanya menjawab persoalan penetapan pejabat di PD Pasar dan PDAM, sementara soal mangkir dari undangan KPU tidak memberi komentar.

Adapun pasangan calon CS-WL menjawab dua pertanyaan RoSe tersebut.

"Kami memang tidak hadir karena ada pemeriksaan kesehatan. Itu sudah minta izin ke KPU," ujar Wenny Lumentut.

Diberi kesempatan menanggapi jawaban kedua calon, Robert pun menyinggung soal integritas sebagai pemimpin daerah.

"Pasangan nomor urut 1 barangkali tak menjawab pertanyaan nomor satu. Karena di sana akan dilihat integritas, kedislipinan, dan keteladanan kita saat menjabat wali kota. Sementara undangan dari KPU yang merupakan lembaga berwenang seakan tidak dihargai. Ini seolah menunjukkan sifat pandang enteng," kata Robert saat memberi tanggapan terkait jawaban paslon JGE-VB.

Lebih lanjut, usai debat, Robert menuturkan pemimpin yang baik harus memberikan teladan.

"Bagaimana mungkin undangan dari instasi berwenang tidak dihargai? Apalagi kalau sudah menjadi pemimpin, mungkin undangan dari masyarakat akan dianggap di bawah semua. Soal kedislipinan ini harus ada pada calon pemimpin," kata Robert. (*)

Baca juga: Ternyata Istirahatkan Ban Mobil saat Menempuh Perjalanan Jauh Hanya Mitos, Ini Penjelasan Pakar!

Baca juga: 3 Hari Menghilang, Tiga Nelayan Asal Bolsel di Temukan di Perairan Boltim dalam Keadaan Selamat

Baca juga: Spesifikasi Toyota GR Yaris, Bakal Meluncur di Thailand, Harganya Setara Rp 1,2 Miliar

Penulis: Hesly Marentek
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved