Breaking News:

Berita di Tomohon

Sejumlah KPPS di Tomohon Diberhentikan, Diduga Tidak Netral

sejauh ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon mendapati adanya sejumlah temuan dan laporan terkait dugaan anggota KPPS yang tak netral.

Tribun Manado/Hesly Marentek
Komisioner KPU Divisi Sosialisasi SDM dan Partisipasi Masyarakat Stenly Kowaas 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON --Integritas anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akhir-akhir ini sempat mendapat sorotan.

Sebab, sejauh ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon, Sulawesi Utara mendapati adanya sejumlah temuan dan laporan terkait dugaan anggota KPPS yang tak netral.

"Memang ada beberapa laporan atau temuan terkait netralitas KPPS. Jadi semuanya kami proses sesuai dengan aturan," kata Komisioner KPU Divisi Sosialisasi SDM dan Partisipasi Masyarakat Stenly Kowaas.

Lebih lanjut, ditegaskan Kowaas, pihaknya tak main-main terkait masalah integritas.

Baca juga: Kesedihan Keluarga Korban Kecelakaan Tadi Pagi, Ditabrak Pajero, Kakak: Dia Punya Dua Orang Anak

Baca juga: Chord Berita Kepada Kawan, Kunci Gitar dan Lirik Lagu - Ebiet G Ade, Kunci Dimainkan dari C

Bahkan sejauh ini langkah tegas sudah diambil yakni memberhentikan penyelenggara yang terindikasi tak netral.

"Ada dua PPS yang diberhentikan. Lalu disusul 1 staf sekretariat PPS. Kemudian yang terakhir Ketua KPPS paslaten 1," sebut Kowaas.

"Jadi kami minta seluruh KPPS, PPS, PPK untuk menjaga integritas sebagai penyelenggara," tegasnya menambahkan.

Kowaas pun menjamin KPU sendiri bakal langsung menindak jika memang ada laporan masyarakat terkait dugaan KPPS bertemu paslon.

"Peran masyarakat sangat diharapkan harapkan. Kalau ada temuan atau indikasi-indikasi yang mengarah terkait ntegritas KPPS agar dilaporkan dan akan langsung dintindaklanjuti," tandas Kowaas. (hem)

Penulis: Hesly Marentek
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved