Penanganan Covid
Presiden Jokowi Ingatkan Kasus Covid-19 di DKI dan Jawa Tengah Tinggi, Minta Gubernur, Bupati Serius
Pemerintah pusat terus mengingatkan pemerintah daerah bahwa kunci sukses penanganan Covid-19 ada di tangan pemerintah daerah.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah pusat terus mengingatkan pemerintah daerah bahwa kunci sukses penanganan Covid-19 ada di tangan pemerintah daerah. Penegasan ini diutarakan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Jokowi meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan para kepala daerah, baik itu Gubernur, Bupati, atau Wali Kota untuk memegang kendali penuh penanganan Covid-19.
Hal itu disampaikan Presiden dalam rapat terbatas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin, (30/11/2020).
"Saya minta Menteri Dalam Negeri mengingatkan sekali lagi kepada para gubernur, bupati dan wali kota untuk betul-betul memegang penuh kendali di wilayah masing-masing yang berkaitan dengan masalah Covid-19, dan juga yang berkaitan dengan masalah ekonomi," kata Presiden.
Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 Naik Drastis Jadi 13,41 Persen, Jokowi: Hati-hati
Tugas Kepala Daerah kata Presiden adalah melindungi keselamatan warganya.
Presiden kembali mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi.
"Dengan memegang angka-angka kasus, kasus aktif, angka kesembuhan, angka kematian dan indikator-indikator ekonomi yang ada," tuturnya.
Baca juga: Reaksi Donald Trump dengar Kaki Joe Biden Retak Akibat Terpeleset: Semoga Lekas Sembuh
Baca juga: Masih Ingat Viral Bayi Kembar 7? Sudah 23 Tahun Berlalu, Ini Kabar dan Transformasi Mereka Sekarang
Saat ini menurut Presiden, terdapat dua provinsi yang perlu perhatian khusus penanganan Covid-19.
Ke dua provinsi tersebut yakni DKI Jakarta dan Jawa Tengah yang kasus Coronanya meningkat drastis.
"Agar dilihat betul betul kenapa peningkatannya begitu sangat drastis," kata Presiden.
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 pada 29 November kemarin.
DKI Jakarta dan Jateng menjadi dua provinsi yang jumlah temuan kasus positifnya tinggi.
Jawa Tengah 2.036 kasus, dan DKI Jakarta 1431 kasus.
Sehari sebelumnya dua provinsi tersebut juga mencatatkan angka tertinggi temuan kasus positif, DKI Jakarta 1.370 kasus dan Jawa Tengah 1.118 kasus.
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Theresia Felisiani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-dokter-dan-virus-covid-19.jpg)