Breaking News
Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Pria Tewas, Mobil Dibawa Bocah dengan Cepat hingga Tabrak Pengendara Motor

Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor dan mobil pikap yang terjadi pada Sabtu (28/11/2020).

Editor: Glendi Manengal
Istimewa
Pengendara mobil pikap yang masih bocah tabrak pemotor hingga tewas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan di Jalan Parangtritis, Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Bantul.

Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor dan mobil pikap yang terjadi pada Sabtu (28/11/2020).

Akibat kecelakaan tersebut pengendara motor tewas.

Baca juga: 2 Hari Selang Pembunuhan Ilmuwan Nuklir, Kapal Induk AS Kembali ke Teluk, Iran Salahkan Israel

Baca juga: Perekonomian Korea Utara Hancur Akibat Pandemi, Kim Jong-Un Perintahkan Eksekusi 2 Orang

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Senin 30 November 2020, Scorpio Akan Merindukan Cinta Sejati


foto : Kecelakaan lalu lintas pengedara mobil pikap tabrak pemotor hingga tewas. (istimewa)

Diketahui seorang bocah 15 tahun kendarai mobil di jalan raya hingga menabrak pemotor hingga tewas.

Bocah itu menyetir mobil dengan kecepatan tinggi. 

Korban yang ditabrak si bocah itu hingga terpental dan akhirnya tewas.

Kecelakaan maut itu terjadi di Kabupaten Bantul menewaskan seorang pengendara sepeda motor pada Sabtu (28/11/2020) sekitar pukul 09.30 WIB.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di simpang tiga Dusun Tanjungkarang, Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Bantul ini melibatkan mobil yang dikemudikan anak di bawah umur.

Kanit Laka Lantas Polres Bantul Iptu Maryono membenarkan kejadian nahas tersebut saat dihubungi SuaraJogja.id, Sabtu siang.

"Iya [pengemudi anak di bawah umur]. Usia sekitar 15 tahun," ungkap Maryono.

Maryono mengungkapkan, saat kejadian, F mengemudikan mobil seorang diri tanpa didampingi orang dewasa.

"Yang jelas anak tersebut diduga sudah biasa menyetir, tetapi untuk legalitasnya yang bersangkutan belum dapat surat izin mengemudi," kata dia.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni mobil pick-up Mitsubhisi bernopol AB 8485 AT dan sepeda motor Honda Beat dengan nopol AB 6304 RJ.

Mobil dikemudikan oleh bocah laki-laki berinisial F (15), yang berstatus pelajar dengan alamat KTP Madura,

sedangkan sepeda motor dikendarai Gino Naryo (55), pria warga Tanjungkarang RT 25 yang bekerja sebagai buruh.

Kronologi kejadian diawali ketika pengendara sepeda motor melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang,

kemudian hendak berbelok ke arah barat.

Di saat yang bersamaan, melintas mobil pickup yang dikemudikan F dari arah yang sama, yaitu utara ke selatan, dengan kecepatan tinggi.

F tak bisa mengendalikan kecepatan kendaraannya, sehingga menabrak pengendara sepeda motor yang hendak berbelok.

Seketika korban dan sepeda motornya terseret dan jatuh terbental.

Sementara itu, mobil yang dikemudikan F menabrak pagar dan jatuh ke parit.

Korban mengalami cedera berat di kepala dan telah dirawat di RSUD Panembahan Senopati,

Bantul, tetapi sayang, nyawanya tak terselamatkan.

Ia meninggal dunia akibat kecelakaan itu, sedangkan F mendapat luka lecet.

Dua kendaraan yang bertabrakan juga mengalami kerusakan,

antara lain ringsek pada bodi kabin depan dan bak belakang untuk mobil pick-up, dan ringsek di bodi belakang untuk sepeda motor.

Total kerugian yang timbul akibat kecelakaan ini mencapai Rp3.500.000.


foto : kecelakaan di Jalan Parangtritis, Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Bantul. (Istimewa)

Kecelakaan Mobil Terjun kejurang

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan arah menuju Bojong tepatnya di Kampung Sirampadan, Desa Cibuntu, Kecamatan Wanayasa, Minggu (29/11/2020), sekitar pukul 10.30 WIB.

Sebuah mobil tampak terjun ke jurang sedalam 10 meter.

Kapolsek Wanayasa Iptu Darmaji menjelaskan, kecelakaan tunggal tersebut merupakan kecelakaan out control yang diakibatkan

rem blong menghindari simpangan mobil lain.

"Korban ini orang Cisomang. Dia pedagang baju, dan kondisi sopir mobil alhamdulillah baik atau

tak alami luka meskipun mobil terjun ke jurang," katanya saat dikonfirmasi Tribun Jabar.

Untuk sementara, lanjutnya, mobil masih berada di lokasi kejadian menunggu mobil derek.

Penumpang dalam mobil yang terjun ke jurang itu berjumlah dua orang termasuk sopir mobil.

"Anggota sudah ada di lokasi mengecek dan memastikan bahwa kecelakaan ini kecelakaan tunggal," ujarnya.

Sebagian Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Rem Blong, Mobil Terjun ke Jurang di Wanayasa Purwakarta, Polisi Sebut Korban Selamat Tak Alami Luka, https://jabar.tribunnews.com/2020/11/29/rem-blong-mobil-terjun-ke-jurang-di-wanayasa-purwakarta-polisi-sebut-korban-selamat-tak-alami-luka.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved