Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada Manado

PDIP Siapkan 1.958 Saksi dan Guraklih di TPS, Antisipasi 'Pemilih Siluman' 

PDIP menyiapkan 1.958 saksi di TPS, termasuk menyiapkan Regu Penggerak Pemilih (Guraklih) yang akan bertugas di 978 TPS se-Kota Manado

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Istimewa
 Novie Lumowa dan Tonny Rawung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jelang pemungutan suara Pilkada  9 Desember 2020, PDI Perjuangan Manado  bergerak menyiapkan semua infrastukrur dalam rangka memenangkan pasangan calon Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS).

PDIP menyiapkan 1.958 saksi di TPS, termasuk menyiapkan Regu Penggerak Pemilih (Guraklih) yang akan bertugas di 978 TPS se-Kota Manado.

Wakil Ketua Tim Kampanye AA-RS, Novie Lumowa didampingi Sekretaris Tonny Rawung menjelaskan nantiya saksi dan guraklih selain bertugas mengawal dan membantu pemenangan AA-RS,

juga ditugaskan untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam proses pemilihan di TPS pada tanggal 9 nanti.

Baca juga: Personel Polda BKO Pemungutan Suara di Daerah Jalani Rapid Test Hari Kedua, 11 Orang Reaktif

Baca juga: Vicky Lumentut Ajak Semua Kader dan Simpatisan Bergerak Memenangkan Paslon JPAR-AI

Baca juga: H-12 Jelang Hari Pemilihan, JG-KWL Ingatkan Pendukung Tetap Santun dan Jaga persatuan

Pengawasan kecurangan juga termasuk pengawasan terhadap 'pemilih siluman' atau pemilih yang bukan warga sekitar TPS yang ingin melakukan pencoblosan.

"Terkait 'pemilih siluman' PDI Perjuangan Manado memberikan perhatian serius, mengingat adanya beberapa indikasi yang ditemukan oleh tim hingga saat ini seperti DPT ganda, NIK ganda, bahkan keganjalan proses perekaman e-KTP

yang dilakukan oleh Pemkot Manado yang terindikasi dimanfaatkan untuk memenangkan salah satu Paslon dan mencederai proses demokrasi," ujar Lumowa, Jumat (27/11) 

Baca juga: Kim Jong Un Marah dan Eksekusi 2 Warganya, Serta Terapkan Lockdown di Pyongyang

Wakil Sekretaris DPD PDIP Sulut ini menyampaikan saksi dan Guraklih PDI Perjuangan akan dibekali dengan peraturan perundang-undangan terkait Pilkada serta simulasi pencoblosan di TPS.

Selain itu, mereka juga akan dibekali dengan pengetahuan tentang protokol kesehatan (prokes).

Diarahkan melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar TPS satu hari sebelum pencoblosa,  serta aktif membantu dan menerapkan prokes pada hari pencoblosan Aktifitas tersebut sebagai salah satu upaya PDI Perjuangan berperan aktif mendukung pemerintah dalam mencegah terjadinya penularan Covid-19. (ryo)

Baca juga: MOR-HJP Komitmen Akan Mensejahterakan THL, Apalagi Masih di Suasana Pandemi

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved