Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Boltim

Serapan APBDes Boltim Capai 80 Persen

Progres serapan anggaran untuk Dana Desa tahun 2020 di 81 Desa se-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) capai 80 persen

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Progres serapan anggaran untuk Dana Desa tahun 2020 di 81 Desa se-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) capai 80 persen.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Rusli Dajoh mengatalan, hingga triwulan keempat bulan November tahun 2020 penyerapan anggaran DD rata-rata sudah berada diatas 80 persen.

"Baik kegiatan fisik, operasional dan lainnya sesuai dengan Rencana Kegiatan Anggaran Desa (RKADes)," ucapnya.

Hal itu menurutnya, berdasarkan laporan dan data yang kami terima dari setiap desa, sampai sekarang serapan anggaran APBDes di 81 Desa sudah diatas 80 persen.

Baca juga: BREAKING NEWS: Surat Suara Pilgub dan Pilbup Tiba di Bolsel 

Baca juga: Jelang Natal, Satlantas Polresta Manado Melarang Konvoi Sinterklas, Kecuali Mempunyai Izin 

Baca juga: Kisah Agnez Mo Selama Dua Dekade Tetap Konsistensi Menjaga Karirnya di Dunia Hiburan

"Dan ini harus kami akui capaian ini masih tergolong cukup baik,” kata Dajoh.

Ia pun memastikan, sampai di penghujung akhir tahun anggaran 2020, semua desa pengelola APBDes dapat terserap dengan baik.

"Meskipun begitu, Dinas PMD akan terus melakukan pengawasan rutin baik administrasi maupun kegiatan dilapangan," ucapnya. 

Meski demikian, bahwa pendapatan DD-ADD tahun ini sangat terganggu karena dampak Covid-19.

Baca juga: Pemerintah Akan Kurangi Jatah Cuti Bersama Desember 2020, Alasannya Cegah Peningkatan Kasus Covid 19

Salah satu adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) khususnya yang bergerak disektor usaha pariwisata dan simpan pinjam yang ada di desa.

” Tidak bisa dipungkiri, dampak Covid maka pendapatan BUMDes  dari usaha pariwisata serta simpan pinjam menurun dan melambat,” tukasnya.

Lanjutnya, beberapa BUMDes dilaporkan bermasalah dengan program simpan pinjam. Karena tidak sedikit masyarakat yang mendapat pinjaman dana dari BUMDes ternyata tidak secara rutin melakukan penyetoran sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“ Uang pinjaman dari BUMDes tidak dikembalikan. Kebanyakan beralasan  sudah pindah keluar daerah,” tambahnya. (ana)

Baca juga: Sebelum Hadapi Pilkada, Iskandar Kamaru Kunjungi Makam Mantan Wabup Bolsel 

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved