Pilkada 2020

Abdullah Yakin Provinsi BMR Terwujud di Periode Kedua ODSK

Mantan Wakil Gubernur Sulut tahun 1985-1995 ini menjelaskan, seluruh tahapan pembentukan Provinsi BMR sudah selesai.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Istmewa
Calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Calon Wakil Gubernur Steven Kandouw. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR) akan terwujud di periode kedua pemerintahan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK).

Keyakinan itu diungkapkan Ketua Umum Panitia Pemekaran Provinsi BMR Abdullah Mokoginta, belum lama ini.

Dia yakin karena pemerintah provinsi Sulut telah menyetujui usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) provinsi BMR melalui surat yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada 28 Juni 2016.

"Pada poin (1) isi surat usulan itu, pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Sulut sangat mendukung aspirasi masyarakat Kota Kotamobagu, Bolmong, Bolsel, Bolmut dan Boltim, yang menghendaki pembentukan Provinsi BMR,” ungkap Abdullah.     

Mantan Wakil Gubernur Sulut tahun 1985-1995 ini menjelaskan, seluruh tahapan pembentukan Provinsi BMR sudah selesai.

Tim DOB sudah melakukan penilaian calon provinsi dan Provinsi BMR, yang dinyatakan memenuhi syarat.

Sehingga, dikeluarkan Amanat Presiden untuk ditetapkan oleh DPR RI dalam bentuk Undang-undang (UU) tentang Penetapan Provinsi BMR.

"Namun, pada saat proses penetapan UU tersebut, keluar moratorium oleh pemerintah karena keberatan akibat keterbatasan anggaran untuk DOB. Untuk itu, kita harus bersabar sampai ada pencabutan kembali moratorum oleh pemerintah pusat,” imbuhnya.

Disebutkan, akhir-akhir ini memang sempat dibuka pemekaran khusus untuk Papua.

Melalui momen itu, P3BMR terus melakukan lobi agar pemekaran tidak hanya dilakukan di Papua, akan tetapi secara keseluruhan calon provinsi baru yang sudah memenuhi syarat, termasuk Provinsi BMR.

“Jika moratorium resmi dibuka oleh pemerintah pusat, maka daerah-daerah yang telah mendapatkan Amanat Presiden, termasuk BMR memiliki peluang untuk dimekarkan. Apalagi, seluruh persyaratan untuk menjadi DOB semuanya telah disampaikan oleh Panitia Pemekaran Provinsi BMR,” jelas Abdullah.

Abdullah kembali memastikan jika daerah yang sudah mendapatkan Amanat Presiden akan diseleksi lagi, mana yang lebih lengkap administrasinya.

“Sebanyak 173 daerah yang sudah dapat Amanat Presiden, termasuk BMR. Sehingga, akan dilihat lagi mana yang lebih mendesak dan lebih prioritas dari sekian banyak itu."

"Pastinya, kami Panitia Pemekaran Provinsi BMR akan terus melakukan presure ke pihak terkait, terutama kepada pemerintah provinsi maupun pusat. Kita sudah masuk pada etape pertama."

"62 DOB yang sudah mendapat Amanat Presiden. Kemudian dari sisi administrasi kita sudah memenuhi syarat. Strategis nasional kita masuk wilayah perbatasan. Itu yang menjadi kekuatan kita. Mudah-mudahan kita masuk pada etape pertama itu. Dan saya yakin, Provinsi BMR akan terwujud di tangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw,” pungkasnya. (art)

Baca juga: Viral Hujan Es Puncak Gunung Slamet, Begini Penjelasan BMKG

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Selasa 24 November 2020, BMGK: 3 Wilayah Indonesia Ini Berpotensi Hujan Petir

Baca juga: Olly Dondokambey Siap Jadikan Sulut Pusat Klaster Ekonomi Indonesia Timur

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved