Kebakaran
Penghuni Kos Teriak Kebakaran Lalu Berlari Keluar, Rumah Kos di Aertembaga Ludes
Rumah kos milik Keluarga Kondpo – Mangiber, dilahap si jago merah saat penghuni dan pemilik sedang tetidur
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Teriakan kebakaran terdengar di rumah kos, di Kelurahan Aertembaga 1 Lingkungan II RT 09 Kecamatan Aertembaga sekitar pukul 02.30 wita Minggu (22/11/2020).
Rumah kos milik Keluarga Kondoi – Mangiber, dilahap si jago merah saat penghuni dan pemilik sedang tetidur pulas.
Kapolsek Aertembaga AKP May Sitepu menuturkan, sebelum kejadian Sulce Sumilat (48) penghuni kos sempat melihat dan mencium adanya bau seperti ada benda terbakar.
Saat itu, warga yang berlamat tetap di Desa Uuwan Kecamata Dumoga Barat Kabupaten Bolmong, terbangun dari tidur untuk pergi buang air kecil.
Baca juga: KPU Minsel Gelar Simulasi Pilkada, Rommy Sambuaga Berharap Masyarakat Tak Bingung Ada di TPS
Baca juga: Warga Touliang Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya, Keluarga Tolak Autopsi
Baca juga: Jajaran Polres Minut Gelar Operasi Yustisi di Tambang Emas Tatelu
Saat hendak kembali tidur, sempat mencium seperti ada terbakar.
“Saya lalu membuka pintu kamar kost ingin melihat atau memastikan keadaan di sekeliling kamar. Saya terkejut melihat sumber api di sebelah kamar kos,” ceritanya saat memberikan keterangan kepada polisi.
Lanjut saksi, setelah melihat nyala api yang menyala dan membesar, dia kemudian berteriak guna memberitahukan kepada semua penghuni kamar kos telah terjadi kebakaran.
Sontak kabar itu membuat penghuni kamar kos berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Baca juga: JGE-VB Andalkan Kekuatan 14 Kursi, CS-WL Optimis Koalisi Kerakyatan Bisa Raih Kemenangan
Arter Kondoi (47) pemilik tempat kos 1 lantai itu berkata, bahwa dirinya tidak melihat secara langsung kejadian kebakaran.
Karena pada saat kejadian dia sedang tidur.
"Kejadian ini nanti kami tau setelah mendengar suara orang yang ribut di luar, berteriak kebakaran. Lalu saya langsung bangunkan istri dan anak, lalu keluar dari rumah,” kata Arter.
Sekitar jam 02.59 wita, warga langsung menghubungi pemadam kebakaran.
Baca juga: WhatsApp Terbaru, Cara Mengaktifkan Fitur Pesan Sementara di WA, Ini Keuntungannya
Beberapa menit kemudian 4 unit mobil damkar langsung datang ke lokasi dan memadamkan api.
Hampir 2 jam lebih, petugas damkar akhir bisa memadamkan api.
Kapolsek Aertembaga AKP May Sitepu mengatakan, peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa, melainkan kerugian materi yang diperkirakan sebesar Rp 300 juta.
“Dugaan awal penyebab kebakaran tempat kos tersebut, dari keterangan saksi dan pemilik diduga akibat arus pendek/kosleting dari kamar yang ditinggal pergi oleh penghuninya,” urainya.(crz)
Baca juga: MOR-HJP Akan Turunkan Biaya Sewa Kios di Pasar
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
3 Lampiran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kebakaran-rumah-kos-di-aertembaga.jpg)