Breaking News:

Penanganan Covid

Korea Selatan Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19, Mungkinkah Akan Jadi yang Terbesar?

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (CDCK) melaporkan 386 kasus baru pada Jumat (20/11/2020).

(AP/Lee Jin-man)
Seorang pria yang memakai masker wajah berjalan di dekat bendera nasional yang dipajang di toko suvenir di Imjingak Pavilion di Paju, Korea Selatan, Minggu, 11 Oktober 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kondisi tren peningkatan kasus infeksi virus corona juga terjadi di Korea Selatan dalam beberapa hari terakhir. 

Dikutip dari Yonhap, Rabu (18/11/2020) Agensi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KDCA) melaporkan tambahan 386 kasus konfirmasi positif Covid-19.

Penambahan tersebut membuat total kasus di Korea Selatan sejauh ini mencapai 30.403 dengan 503 kematian.

Penanganan pasien terinfeksi virus corona di <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/korea-selatan' title='Korea Selatan'>Korea Selatan</a>.

Korea Selatan sedang bergulat dengan lonjakan kasus virus corona selama beberapa hari terakhir.

Melihat kondisi itu, seorang pejabat senior memperingatkan adanya potensi gelombang infeksi terbesar jika tidak segera diatasi.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (CDCK) melaporkan 386 kasus baru pada Jumat (20/11/2020).

Kasus baru yang dicatatkan pada Jumat itu menjadi hari keempat berturut-turut melebihi 300 kasus infeksi, tertinggi sejak Agustus 2020.

"Kami berada di titik kritis; jika gagal untuk memblokir penyebaran saat ini, kami bisa menghadapi infeksi nasional yang besar yang melampaui dua gelombang pertama," kata pejabat senior Lim Sook-young, dilansir dari Reuters, Sabtu (21/11/2020).

Negeri Ginseng itu dilanda lonjakan kasus pada akhir Februari hingga awal Maret dan Agustus 2020.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved